Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Airbus Ungkap Masalah Software di Pesawat A320, Ganggu Penerbangan Global

Teknologi
Pengembangan Software
software-development (3mo ago) software-development (3mo ago)
29 Nov 2025
185 dibaca
2 menit
Airbus Ungkap Masalah Software di Pesawat A320, Ganggu Penerbangan Global

Rangkuman 15 Detik

Airbus mengidentifikasi masalah perangkat lunak yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan.
Sekitar 6.000 pesawat dari keluarga A320 perlu diperbarui untuk menghindari gangguan.
Maskapai penerbangan di seluruh dunia sedang berupaya untuk menangani situasi ini sambil menjaga layanan tetap berjalan.
Airbus baru-baru ini menemukan masalah serius pada perangkat lunak yang digunakan oleh keluarga pesawat A320, yang meliputi model A318, A319, A320, dan A321. Masalah ini terkait dengan kerentanan data penerbangan yang dapat rusak akibat radiasi matahari intens, yang bisa menimbulkan risiko keselamatan. Masalah ini terungkap setelah pesawat JetBlue A320 mengalami penurunan ketinggian mendadak yang memaksa pesawat melakukan pendaratan darurat di Florida pada 30 Oktober. Insiden ini menyebabkan setidaknya 15 penumpang terluka dan memicu penyelidikan lebih lanjut oleh Airbus. Sebagian besar pesawat A320 hanya memerlukan pembaruan perangkat lunak selama dua sampai tiga jam untuk memperbaiki masalah ini. Namun, pesawat yang lebih tua harus mengganti perangkat kerasnya, yang kemungkinan akan menyebabkan waktu tidak beroperasi lebih lama. Berbagai otoritas penerbangan seperti UK Civil Aviation Authority dan European Union Aviation Safety Agency telah memperingatkan tentang kemungkinan gangguan seperti penundaan dan pembatalan penerbangan. Maskapai besar, seperti EasyJet, American Airlines, dan British Airways, sudah mulai menjalankan pembaruan ini. Meskipun situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penumpang dan ahli, pihak Airbus dan para otoritas menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama, dan upaya perbaikan dilakukan dengan cepat agar operasional penerbangan tetap berjalan sebaik mungkin.

Analisis Ahli

Simon Calder
Situasi ini sangat mengkhawatirkan, tapi saya tetap percaya sistem penerbangan secara keseluruhan masih aman. Namun, penumpang kemungkinan tidak berhak atas kompensasi karena masalah ini di luar kendali maskapai.