Peringatan Penting Amazon dan FBI soal Serangan Peniruan Merek Saat Black Friday
Teknologi
Keamanan Siber
26 Nov 2025
265 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pentingnya kesadaran akan penipuan merek, terutama selama musim belanja.
Penjahat siber semakin canggih dalam menggunakan teknik pemalsuan untuk menyerang pengguna.
Selalu verifikasi sumber komunikasi sebelum memberikan informasi sensitif.
Setiap tahun menjelang Black Friday, penipuan dunia maya meningkat secara signifikan, terutama menargetkan pengguna Amazon yang berjumlah ratusan juta. Para pelaku kejahatan siber semakin mahir menggunakan metode peniruan merek untuk mencuri informasi pribadi dan finansial pengguna.
Amazon mengirim peringatan resmi kepada penggunanya tentang metode penipuan yang semakin canggih, yang menggunakan situs palsu dan pemberitahuan browser palsu. Perusahaan ini menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah meminta pembayaran atau verifikasi data melalui telepon atau email.
Sebuah laporan dari FortiGuard Labs mengungkap ribuan domain baru yang dibuat untuk mengelabui konsumen selama musim belanja liburan, dengan ratusan di antaranya jelas berbahaya dan meniru merek-merek terkenal seperti Amazon.
FBI juga mengeluarkan peringatan terkait serangan pengambilalihan akun yang memanipulasi korban agar menyerahkan kode autentikasi dan login mereka, yang menyebabkan kerugian keuangan lebih dari 262 juta dolar di tahun 2025 saja.
Untuk melindungi diri, pengguna disarankan selalu waspada terhadap komunikasi mencurigakan, tidak memberikan kredensial melalui situs atau tautan yang tidak jelas, dan mengenali bahwa Amazon tidak pernah memerlukan data pembayaran lewat telepon atau email.
Analisis Ahli
Anne Cutler
Kecerdasan buatan memperkuat kemampuan penipu dalam meniru dan membuat pesan yang meyakinkan, sehingga pengguna harus ekstra hati-hati terutama saat menerima pesan yang meminta data pribadi atau pembayaran.
