Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CEO Fiverr: AI Akan Gantikan Semua Pekerjaan, Termasuk Saya Sendiri

Teknologi
Kecerdasan Buatan
Forbes Forbes
28 Nov 2025
98 dibaca
2 menit
CEO Fiverr: AI Akan Gantikan Semua Pekerjaan, Termasuk Saya Sendiri

Rangkuman 15 Detik

AI akan mengubah cara kita bekerja dan memerlukan adaptasi yang cepat dari pekerja.
Transparansi dan kejujuran dalam komunikasi adalah kunci bagi pemimpin di tengah perubahan teknologi.
Pekerja harus terus belajar dan menemukan nilai unik mereka yang tidak dapat diotomatisasi.
Micha Kaufman, CEO dan salah satu pendiri Fiverr, memberikan pernyataan terbuka bahwa AI akan mengambil alih berbagai pekerjaan, termasuk posisinya sebagai CEO. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan kejujuran dalam menghadapi perubahan besar ini, serta mendesak timnya untuk menjadi lebih cepat, penasaran, dan unggul dalam sisi kemanusiaan mereka. Menurut Kaufman, saat ini dunia masih dalam tahap awal pemanfaatan AI, ibarat mesin uap yang dipasang pada kereta kuda. Transformasi revolusioner baru akan terjadi saat AI mengubah secara mendasar cara kita bekerja, bukan hanya menggantikan tugas-tugas mekanis. Ia mengingatkan bahwa AI terutama menggantikan pekerjaan rutin yang dulu membutuhkan sedikit kemanusiaan. Karena AI tersedia untuk semua orang, keunggulan kompetitif tidak lagi diperoleh hanya dari menggunakan alat AI, tapi dari kemampuan menggabungkan kreativitas, penilaian unik, dan eksperimen inovatif. Ia juga menekankan pentingnya kecepatan yang berpadu dengan arah yang tepat, bukan sekedar kecepatan semata dalam menjalankan eksperimen dan mengambil risiko. Fiverr mengembangkan AI yang disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan spesifik pegawai dan tim masing-masing, bukan hanya aplikasi AI generik. Kaufman bahkan mendorong karyawan agar berupaya menggantikan 100% pekerjaan mereka dengan bantuan AI, sehingga mereka bisa fokus pada hal yang hanya bisa dilakukan manusia, seperti pengambilan keputusan kompleks dan pengembangan keahlian unik. Meski yakin banyak peluang akan muncul, Kaufman juga mengakui risiko sosial yang besar, termasuk pengangguran massal akibat AI yang bergerak sangat cepat. Ia mengkritik kurangnya persiapan pemerintah dalam membantu pekerja yang terdampak. Namun, ia percaya bahwa mereka yang beradaptasi, menjaga rasa ingin tahu dan memenangkan keunggulan kemanusiaan akan menjalani masa depan yang sukses dan bermakna.

Analisis Ahli

Sam Altman
AI akan melampaui kinerja bahkan CEO terbaik saat ini, menunjukkan perlunya pemimpin dan pekerja untuk segera bertransformasi.
Andrew Ng
AI sebagai alat akan mempercepat produktivitas, tapi kegagalan aplikasi AI yang tepat bisa menjadi jebakan yang mahal bagi perusahaan.