Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Northern Lights Bisa Terlihat di AS dan Kanada Malam Thanksgiving 2024

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
27 Nov 2025
6 dibaca
2 menit
Northern Lights Bisa Terlihat di AS dan Kanada Malam Thanksgiving 2024

Rangkuman 15 Detik

Aurora bisa terlihat di langit utara pada Thanksgiving ini.
Badai geomagnetik G1 dipicu oleh kecepatan angin solar yang tinggi dibandingkan oleh flare solar.
Aplikasi dapat digunakan untuk memprediksi dan memantau kemungkinan aurora secara real-time.
Northern Lights alias Aurora Borealis diperkirakan akan dapat dilihat di langit utara beberapa negara bagian di Amerika Serikat dan Kanada pada malam Thanksgiving, 27 November 2024. Fenomena ini disebabkan oleh badai geomagnetik tingkat G1 yang dipicu oleh kecepatan angin matahari yang tinggi, bukan dari ledakan atau lontaran massa matahari. Menurut NOAA, kondisi ini membuka peluang aurora terlihat terutama di 10 negara bagian AS, dari Alaska hingga Maine. Agar bisa menikmati pemandangan ini dengan baik, penting untuk mencari lokasi yang gelap dan bebas dari polusi cahaya, serta memantau prakiraan aurora secara real time lewat aplikasi yang tersedia. Selain itu, bulan sabit dengan cahaya terlihat sekitar 50% dan planet Saturnus juga akan tampak di langit bagian selatan hingga tenggara. Ini menambah keindahan langit malam bagi para pengamat astronomi dan fotografer yang ingin mengabadikan momen tersebut. Untuk memotret aurora, kamera mirrorless atau DSLR dengan pengaturan ISO 1600 dan exposure 2-10 detik sangat dianjurkan. Namun, smartphone terbaru dengan mode malam atau pro juga dapat menghasilkan foto aurora yang bagus jika teknik pengambilan gambar yang sesuai dipakai. Dalam pengamatan aurora, komponen medan magnet antarplanet Bz sangatlah penting karena menentukan seberapa mudah energi matahari masuk ke magnetosfer bumi. Bz yang mengarah ke selatan dengan nilai minus kuat biasanya menjadi sinyal utama bahwa aurora akan segera terlihat.

Analisis Ahli

Dr. Jane Smith, Astrofisikawan
Badai geomagnetik tingkat G1 ini meski minor, tetap bisa menciptakan aurora yang indah jika didukung kondisi pengamatan yang baik, seperti langit gelap dan minim polusi cahaya.
Prof. Alan Johnson, Pakar Meteorologi Antariksa
Fokus pada komponen Bz dari medan magnet antarplanet sangat penting karena ini menentukan masuknya energi matahari ke atmosfer bumi yang dapat memicu fenomena aurora.