Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peran CISO Modern: Dari Penjaga Teknologi Jadi Strategi Bisnis Kunci

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
25 Nov 2025
1363 dibaca
2 menit
Peran CISO Modern: Dari Penjaga Teknologi Jadi Strategi Bisnis Kunci

TLDR

Keamanan siber harus menjadi bagian dari setiap keputusan bisnis.
CISO modern harus memiliki keterampilan teknis dan wawasan bisnis.
Budaya organisasi yang baik mendukung ketahanan dan kolaborasi dalam keamanan siber.
Dulu, pemimpin keamanan siber atau CISO dianggap sebagai penjaga gerbang yang bertugas hanya menjaga sistem dan mencegah risiko dengan cara yang terkadang memperlambat proses bisnis. Namun, di era teknologi yang cepat berkembang seperti AI dan cloud, pendekatan ini sudah tidak relevan lagi. Kini, peran CISO telah berevolusi menjadi bagian dari strategi bisnis yang mendukung pertumbuhan dan inovasi organisasi.Survei Deloitte tahun 2024 menunjukkan bahwa 73% organisasi melibatkan CISO secara strategis dalam pembahasan teknologi penting bisnis. Hal ini menandai perubahan peran CISO yang tidak lagi terbatas pada aspek teknis, tetapi menjadi mitra penting dalam pengambilan keputusan bisnis yang berdampak luas, seperti nilai perusahaan dan reputasi di mata pelanggan.CISO yang berhasil di tingkat eksekutif melakukan tiga hal utama: berbicara dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pimpinan bisnis, bekerja sama dengan berbagai departemen seperti keuangan dan hukum, serta menggunakan cerita nyata untuk menjelaskan risiko siber. Dengan cara ini, keamanan siber tidak lagi dianggap sebagai beban tapi sebagai aset strategis organisasi.Budaya keamanan yang kuat dimulai dari pimpinan dan membudaya dalam organisasi. Ketika nilai keamanan disampaikan secara jelas dari atas, semua karyawan akan lebih sadar dan mendukung upaya menjaga keamanan. Contoh nyata adalah respons Maersk terhadap serangan siber NotPetya pada 2017 yang sukses berkat komunikasi terbuka dan koordinasi yang baik.Menurut Accenture, perusahaan yang memasukkan prinsip keamanan dalam perencanaan bisnis memiliki peluang 18% lebih besar untuk tumbuh dan 26% lebih kecil mengalami biaya tinggi akibat insiden siber. Pendekatan preventif ini mempercepat inovasi karena keamanan sudah dipertimbangkan sejak awal, bukan menjadi hambatan di kemudian hari.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.