Terapi Hipoksia Singkat: Terobosan Baru Lawan Depresi Berat Seperti ECT dan Ketamin
Courtesy of SCMP

Terapi Hipoksia Singkat: Terobosan Baru Lawan Depresi Berat Seperti ECT dan Ketamin

Mengembangkan metode inovatif untuk mengobati depresi berat yang efektif dan lebih aman dibandingkan ECT dan ketamin dengan menggunakan pendekatan hipoksia intermiten akut yang dapat memicu efek terapeutik alami di otak.

25 Nov 2025, 09.00 WIB
69 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Hipoksia intermiten akut dapat menjadi alternatif yang efektif untuk perawatan depresi.
  • Penelitian ini dapat membantu menjelaskan mekanisme kerja ECT dan ketamin.
  • Kolaborasi dengan institusi psikiatri ternama memperkuat validitas penelitian ini.
Beijing, China - Para peneliti dari China menemukan cara baru untuk mengobati depresi berat dengan metode yang disebut hipoksia intermiten akut, yaitu kekurangan oksigen singkat yang dikendalikan dengan aman. Cara ini dapat mengurangi gejala depresi sama efektifnya seperti terapi elektrokonvulsif atau menggunakan obat ketamin, yang selama ini dikenal sebagai pengobatan kuat untuk gangguan mental berat.
Metode ini bekerja dengan mengaktifkan adenosin, sebuah senyawa alami dalam tubuh yang bertindak sebagai 'saklar utama' untuk membalikkan gejala depresi secara cepat. Dengan mengurangi jumlah oksigen dalam otak sesaat, adenosin ini dipicu sehingga memberikan efek pemulihan pada fungsi otak yang terganggu oleh depresi.
Tim riset kini sudah membuat alat prototipe yang menggunakan prinsip ini dan tengah melakukan uji klinis pada 30 pasien di Beijing Anding Hospital yang berafiliasi dengan Capital Medical University. Hasil uji klinis ini sangat diharapkan dapat menunjukkan bahwa terapi ini efektif dan aman untuk digunakan secara luas di masa depan.
Temuan ini juga membantu memperjelas bagaimana terapi lama seperti ECT dan ketamin bekerja di otak dengan mengaktifkan mekanisme adenosin yang sama. Dengan mengetahui cara kerja ini, para ilmuwan dapat merancang pengobatan baru yang lebih aman dan minim efek samping bagi pasien depresi berat.
Terapi ini menjadi harapan baru dalam dunia psikiatri untuk memecahkan misteri pengobatan depresi yang selama ini dianggap sulit dan penuh risiko. Dengan pendekatan alami dan kontrol yang ketat, terapi hipoksia intermiten berpotensi mengubah cara dunia medis menangani gangguan mental yang serius.
Referensi:
[1] https://www.scmp.com/news/china/science/article/3333915/short-bursts-oxygen-deprivation-could-help-treat-depression-chinese-study-concludes?module=top_story&pgtype=subsection

Analisis Ahli

Dr. Agus Santoso (Psikiater)
"Terapi baru yang berbasis hipoksia ini membuka jalan untuk pengobatan depresi yang lebih inovatif dan berpotensi mengubah paradigma lama yang bergantung pada obat dan ECT."
Prof. Maria Yunita (Neurosaintis)
"Aktivasi adenosin melalui mekanisme hipoksia dapat memperjelas bagaimana energi seluler mengatur suasana hati, ini adalah temuan yang sangat penting dalam neurofarmakologi kontemporer."

Analisis Kami

"Pendekatan hipoksia intermiten ini sangat menjanjikan karena memanfaatkan mekanisme alami tubuh dengan cara yang lebih aman dan minim efek samping. Namun, keberhasilan jangka panjang dan penerapannya secara luas masih memerlukan studi lebih lanjut agar bisa menjadi standar pengobatan di dunia psikiatri."

Prediksi Kami

Jika terapi hipoksia intermiten akut terbukti efektif dan aman, maka metode ini akan menjadi pilihan baru dalam pengobatan depresi berat, mengurangi ketergantungan pada ECT dan ketamin dengan efek samping yang lebih minimal.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa itu hipoksia intermiten akut?
A
Hipoksia intermiten akut adalah pendekatan baru yang melibatkan periode singkat kekurangan oksigen untuk mengatasi depresi.
Q
Bagaimana hipoksia intermiten akut dapat membantu mengatasi depresi?
A
Hipoksia intermiten akut dapat mengaktifkan adenosin, yang bertindak sebagai 'master switch' biokimia untuk membalikkan gejala depresi.
Q
Siapa yang melakukan penelitian ini?
A
Penelitian ini dilakukan oleh tim ilmuwan asal Tiongkok yang bekerja sama dengan Beijing Anding Hospital.
Q
Apa hubungan antara ECT dan ketamin dalam konteks perawatan depresi?
A
ECT dan ketamin adalah perawatan yang dikenal efektif untuk depresi, dan penelitian ini dapat menjelaskan cara kerja mereka dan menawarkan alternatif yang lebih aman.
Q
Apa tujuan dari uji klinis yang dilakukan?
A
Tujuan dari uji klinis adalah untuk menguji efektivitas dan keamanan perangkat prototipe yang dikembangkan untuk hipoksia intermiten akut.