Menghadapi Tantangan dan Peluang AI dalam Industri Layanan Teknologi
Courtesy of Forbes

Menghadapi Tantangan dan Peluang AI dalam Industri Layanan Teknologi

Menjelaskan sebab stagnasi pertumbuhan dalam industri layanan teknologi di tengah perkembangan AI dan insourcing serta memaparkan peluang transformasi besar melalui perubahan model operasional berbasis AI di masa depan.

24 Nov 2025, 15.45 WIB
22 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Transformasi berbasis AI dapat membuat pekerjaan lebih efisien, tetapi juga dapat menekan pendapatan jangka pendek.
  • Penting untuk merancang model operasional baru sebelum mengadopsi teknologi AI agar dapat mencapai ROI yang lebih tinggi.
  • Meskipun ada kontraksi saat ini, industri layanan teknologi diharapkan akan bangkit kembali dengan pertumbuhan baru setelah fase transformasi dimulai.
global, dunia - Industri layanan teknologi yang selama ini stabil dalam pertumbuhan kini menghadapi tantangan besar. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan hampir berhenti dan kadang bahkan menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Beberapa perusahaan masih tumbuh, tapi hanya dengan merebut pasar dari kompetitor, bukan karena pasar berkembang lebih besar.
Fenomena ini terjadi karena beberapa faktor utama, salah satunya adalah insourcing. Banyak perusahaan mulai melakukan proyek teknologi mereka sendiri menggunakan alat bantu AI, sehingga mengurangi kebutuhan untuk menyewa layanan pihak ketiga. Selain itu, perusahaan juga membangun pusat kapabilitas global mereka sendiri, menggeser pekerjaan yang dulu di-outsource ke penyedia layanan luar.
Penggunaan AI tidak hanya mengubah siapa yang mengerjakan, tetapi juga bagaimana pekerjaan itu dilakukan. AI membuat pengerjaan proyek lebih cepat dan murah, memaksa harga layanan turun. Sebagai contoh, proyek yang dulu seharga 1,000,000 kini bisa dikerjakan dengan biaya 500,000 dan tetap menguntungkan. Akibatnya, pendapatan industri menyusut walaupun volume kerja meningkat.
Di sisi lain, potensi pertumbuhan besar masih terbuka lewat transformasi model operasional. Saat ini banyak perusahaan baru mencoba teknologi AI tanpa merancang ulang proses bisnis mereka secara menyeluruh, sehingga hasilnya terbatas. Jika perusahaan mulai mengubah cara mereka beroperasi, mulai dari pengambilan keputusan, penggunaan data, hingga pemanfaatan cloud dan AI, maka kebutuhan untuk proyek besar dan kompleks yang melibatkan pihak ketiga akan meningkat.
Kesimpulannya, industri layanan teknologi sedang mengalami masa transisi yang sulit tapi penuh peluang. Dalam jangka pendek, pendapatan akan tetap tertekan, namun dalam jangka panjang, saat perusahaan ingin bertransformasi secara mendalam dengan AI, permintaan terhadap layanan teknologi besar-besaran akan tumbuh kembali dan membuka siklus pertumbuhan baru bagi industri ini.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/peterbendorsamuel/2025/11/24/contraction-before-expansion-how-ai-is-poised-spark-tech-services-growth/

Analisis Ahli

Marc Andreessen
"AI sebagai teknologi disruptif akan mengubah cara perusahaan beroperasi secara fundamental, membuka ruang besar untuk konsultan teknologi yang membantu transformasi mendalam."
Satya Nadella
"Transformasi digital yang sesungguhnya memerlukan perubahan model operasi, bukan cuma penerapan teknologi secara permukaan, sehingga perlu kemitraan yang strategis untuk memanfaatkan potensi AI secara penuh."

Analisis Kami

"Ini adalah titik balik penting bagi industri layanan teknologi yang selama ini mengandalkan model lama. Hanya perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perubahan model operasional yang akan mempertahankan pertumbuhan dan relevansi di pasar yang terus berubah ini."

Prediksi Kami

Dalam 6 sampai 12 bulan ke depan, industri layanan teknologi kemungkinan akan mengalami kontraksi lebih lanjut sebelum akhirnya tumbuh kembali ketika perusahaan mulai menerapkan perubahan besar dalam model operasional berbasis AI.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang menyebabkan pertumbuhan industri layanan teknologi terhenti?
A
Pertumbuhan industri layanan teknologi terhenti karena insourcing dan penggunaan alat bantu pengembangan berbasis AI yang membuat perusahaan lebih mandiri.
Q
Bagaimana AI berkontribusi terhadap insourcing di perusahaan?
A
AI berkontribusi terhadap insourcing dengan memungkinkan perusahaan untuk menyelesaikan proyek secara internal, sehingga mengurangi kebutuhan untuk mengalihdayakan pekerjaan ke pihak ketiga.
Q
Apa itu Global Capability Centers (GCCs) dan bagaimana pengaruhnya terhadap layanan teknologi?
A
Global Capability Centers (GCCs) adalah pusat yang dibangun oleh perusahaan untuk melakukan proses bisnis tertentu secara internal, mengurangi ketergantungan pada penyedia layanan eksternal.
Q
Mengapa ada tekanan pada pendapatan dan margin di sektor layanan teknologi?
A
Tekanan pada pendapatan dan margin di sektor layanan teknologi disebabkan oleh efisiensi yang meningkat melalui AI, yang memungkinkan proyek diselesaikan dengan biaya lebih rendah.
Q
Kapan kita bisa mengharapkan fase transformasi model operasional yang lebih luas dimulai?
A
Fase transformasi model operasional yang lebih luas diharapkan dimulai setelah perusahaan melihat contoh sukses dari transformasi berbasis AI.