Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Samsung Kuasai Pasar Smartphone Indonesia di Q3-2025 dengan 20% Pangsa

Teknologi
Gadgets dan Wearable
gadgets-and-wearable (4mo ago) gadgets-and-wearable (4mo ago)
24 Nov 2025
212 dibaca
2 menit
Samsung Kuasai Pasar Smartphone Indonesia di Q3-2025 dengan 20% Pangsa

Rangkuman 15 Detik

Samsung memimpin pangsa pasar smartphone di Indonesia dengan 20%.
Infinix mengalami pertumbuhan paling pesat di pasar smartphone Indonesia.
Pasar smartphone Indonesia menunjukkan tren peningkatan dalam pengiriman perangkat 5G.
Laporan dari Counterpoint Research mengungkapkan bahwa Samsung berhasil menjadi pemimpin pasar smartphone di Indonesia pada kuartal ketiga tahun 2025 dengan pangsa pasar sebesar 20%. Sukses ini sebagian besar disebabkan oleh performa kuat produk kelas menengah mereka, terutama Galaxy 07 yang hadir dengan berbagai varian penyimpanan sehingga memberi pilihan bagi konsumen. Di posisi kedua market share berada di tangan Xiaomi dengan 17%, diikuti oleh Oppo yang menguasai 16% pasar. Vivo juga tak kalah dengan pangsa pasar sebesar 14%, sementara Infinix masuk lima besar dengan 12%. Kenaikan pesat Infinix, mencapai 45%, didukung oleh strategi pemasaran yang fokus pada komunitas game dan popularitas seri Note dan Hot di kalangan anak muda. Counterpoint juga menyebutkan bahwa pasar smartphone Indonesia tumbuh 12% secara year-on-year pada kuartal tersebut. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi produk-produk entry level dan perangkat 5G yang harganya semakin terjangkau bagi masyarakat luas. Smartphone dengan harga di bawah 150 dolar AS menjadi segmen terbesar dan paling diminati oleh konsumen lokal. Pada kuartal III-2025, 35% dari seluruh pengiriman smartphone di Indonesia sudah mengadopsi teknologi 5G. Artinya, satu dari tiga smartphone yang dikirim ke konsumen sudah mendukung jaringan 5G, mengikuti tren global yang terus mendukung percepatan adopsi teknologi terbaru di sektor telekomunikasi. Meski pasar menunjukkan pertumbuhan yang baik, jumlah pembelian smartphone masih terbilang kecil karena konsumen Indonesia cenderung berhati-hati dan memilih smartphone yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi produsen smartphone untuk terus berinovasi dalam produk dan strategi pemasarannya.

Analisis Ahli

Neil Shah (Counterpoint Research)
Pertumbuhan pasar smartphone Indonesia didorong oleh segmentasi harga yang efisien dan peningkatan pengiriman perangkat 5G, yang memperlihatkan konsumen semakin terbuka untuk teknologi terbaru meski masih berhati-hati dalam pembelian.