Samsung Kembali Jadi Raja Smartphone Dunia Kuartal III 2025 dengan Produk Lipat
Teknologi
Gadgets dan Wearable
17 Nov 2025
289 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Samsung memimpin pasar smartphone dunia pada kuartal III-2025 dengan pengiriman 60,6 juta unit.
Apple mengikuti di posisi kedua dengan pengiriman 56,5 juta unit, didorong oleh peluncuran iPhone 17.
Xiaomi, Transsion, dan Vivo juga menunjukkan pertumbuhan di pasar smartphone meskipun mengalami tantangan di beberapa wilayah.
Menurut laporan firma riset Omdia, Samsung berhasil menjadi pemimpin pasar smartphone dunia pada kuartal III 2025 dengan pengiriman 60,6 juta unit, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Keberhasilan ini didorong oleh sejumlah model unggulan terutama ponsel lipat Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7.
Apple berada di posisi kedua dengan pengiriman 56,5 juta unit atau naik 4% dari tahun sebelumnya. iPhone 17 versi standar menjadi produk andalan yang menyumbang kenaikan tersebut, dengan kapasitas memori lebih besar tanpa kenaikan harga.
Xiaomi menempati urutan ketiga dengan pengiriman 43,4 juta unit dan kenaikan tipis sebesar 1%. Sementara Transsion yang menaungi merek Tecno, Itel, dan Infinix mencatat pertumbuhan pengiriman terbesar, mencapai 12% dengan total 28,6 juta unit.
Vivo melengkapi lima besar pasar smartphone dengan pengiriman 28,5 juta unit dan pertumbuhan 5%. Mereka berhasil menggeser Huawei di pasar China dan mendapat respons positif di kawasan Afrika, Asia Pasifik, dan Amerika Latin.
Secara keseluruhan, pasar smartphone global tumbuh 3% dengan total pengiriman 320,1 juta unit pada kuartal III-2025. Pemulihan ini terjadi setelah periode sulit di paruh pertama tahun 2025 yang dipengaruhi oleh kebijakan tarif AS dan masalah rantai pasok.
Analisis Ahli
Dr. Raden Arya, Analis Teknologi
Samsung mengambil langkah cerdas dengan memaksimalkan pasar negara berkembang dan memperkuat lini produk Galaxy lipat yang inovatif. Sementara Apple tetap kokoh dengan strategi produk premium dan penyediaan kapasitas memori besar tanpa menaikkan harga, yang menarik segmen konsumen kelas atas.

