TLDR
Apple Music dan Spotify saling bersaing dalam menawarkan fitur transfer daftar putar. TuneMyMusic berfungsi sebagai integrasi untuk memudahkan pengguna dalam memindahkan daftar putar antar layanan. Kontroversi seputar artis dan platform streaming memengaruhi keputusan pengguna untuk berpindah layanan. Apple Music pada bulan Agustus memperkenalkan sebuah fitur baru yang memudahkan pengguna untuk mengimpor playlist dari layanan musik streaming lain. Peluncuran ini terjadi saat muncul kontroversi terkait Daniel Ek dan kekhawatiran artis mulai meninggalkan Spotify. Meski tidak secara langsung berkaitan, waktu peluncuran fitur ini sangat tepat.Selanjutnya, Spotify bereaksi dengan meluncurkan fitur serupa yang makin memudahkan pengguna memindahkan playlist mereka dari layanan lain. Fitur ini bukan dibangun sendiri dari awal, melainkan terjadi lewat kerja sama dengan TuneMyMusic, sebuah layanan yang memungkinkan shuffle playlist dari layanan seperti Tidal, YouTube Music, dan lainnya.Terdapat beberapa layanan pihak ketiga lain yang juga menyediakan fitur serupa, seperti Soundiiz dan SongShift. Namun, pengguna sering menghadapi batasan jumlah dan durasi playlist jika menggunakan layanan gratis. Dengan menggunakan alat resmi dari Spotify atau Apple Music, pengguna bisa melakukan transfer tanpa batasan dan tanpa biaya tambahan.Fitur transfer playlist dari aplikasi Spotify sendiri sudah mulai diluncurkan secara global. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mudah berpindah ke Spotify tanpa repot, yang diharapkan dapat menarik pengguna dari layanan lain yang mau pindah platform dengan mudah.Persaingan antara Spotify dan Apple Music semakin sengit dengan kehadiran fitur transfer playlist ini. Kedua layanan besar ini berusaha mempertahankan dan mendapatkan pengguna dengan memberikan kemudahan pengalaman pengguna. Pengembangan fitur seperti ini menandakan era baru dalam persaingan layanan streaming musik.