Rusia Luncurkan Mesin Pesawat Tempur 177S untuk Su-57 dan Su-75
Sains
Fisika dan Kimia
19 Nov 2025
17 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Mesin 177S merupakan evolusi dari mesin AL-31F/FP yang telah terbukti.
Inovasi dalam teknologi mesin termasuk sistem kontrol digital dan kemampuan manuver yang superior.
Rusia berusaha mempertahankan daya saing di pasar pesawat tempur meskipun mengalami sanksi internasional.
Rusia memperkenalkan mesin turbofan baru bernama 177S di Dubai Airshow 2025. Mesin ini dirancang sebagai pengembangan langsung dari mesin lama AL-31 yang sudah banyak digunakan di keluarga pesawat tempur Su-27. Keunggulan utama mesin ini adalah dapat dipasang langsung tanpa mengubah struktur pesawat secara besar-besaran.
Mesin 177S memiliki daya dorong afterburning sebesar 14.500 kgf dan dorongan kering 9.000 kgf dengan berat 1.530 kg. Desain dimensi mesin hampir sama dengan pendahulunya, sehingga penggantian dapat dilakukan dengan mudah dan hemat biaya. Mesin ini juga lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar dan memiliki masa pakai yang lebih lama.
Perbaikan mesin meliputi pengurangan konsumsi bahan bakar saat terbang jelajah menjadi kurang dari 0,67 kg per kgf per jam, serta masa layanan yang diperpanjang hingga 6.000 jam. Interval perawatan juga menjadi lebih lama yaitu 1.500 jam, meningkat empat kali lipat dibandingkan mesin AL-31 awal.
Mesin 177S juga dilengkapi dengan teknologi modern seperti nozzle vektor dorong yang meningkatkan kemampuan manuver pesawat, sistem kendali digital FADEC dengan cadangan hidromekanik, serta fitur pemantauan kesehatan mesin. Desain blisk fan juga dibuat lebih tahan terhadap kerusakan akibat benda asing dan benturan burung.
Pengujian mesin sudah dalam tahap lanjut dan akan digunakan pada pesawat Su-35S, Su-57, dan Su-75. Produksi massal diperkirakan akan dimulai dalam 18 hingga 24 bulan ke depan. Mesin ini diharapkan membantu Rusia bersaing ketat di pasar pesawat tempur global meski mendapat tekanan sanksi dari Barat.
Analisis Ahli
Dr. Ivan Petrov, Ahli Propulsi Pesawat Terbang
Mesin 177S menunjukkan kemajuan signifikan dalam efisiensi bahan bakar dan keandalan, yang akan sangat membantu memperpanjang masa operasi pesawat tempur Rusia. Dengan fitur vektor dorong dan FADEC, kinerja manuver tempur juga meningkat secara dramatis.Prof. Elena Smirnova, Analis Militer Rusia
Penggantian mesin lama dengan 177S tanpa modifikasi besar memperlihatkan pendekatan pragmatis yang cerdas dalam menghadapi keterbatasan teknologi akibat sanksi. Mesin ini akan meningkatkan daya saing Su-57 di pasar global dan menguatkan pertahanan Rusia.

