China dan AS Berlomba Kembangkan Pesawat Tempur Generasi Keenam Super Cepat
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
03 Nov 2025
299 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China menunjukkan kemajuan cepat dalam pengembangan pesawat tempur generasi keenam.
J-36 memiliki desain inovatif yang meningkatkan stealth dan kemampuan manuver.
AS juga mempercepat pengembangan F-47 untuk mempertahankan keunggulan udara.
Baru-baru ini, Cina memperlihatkan kemajuan pesat dalam pengembangan pesawat tempur generasi keenam mereka, dengan prototipe terbaru Chengdu J-36 sudah terbang hanya 10 bulan setelah tampil perdana. Pesawat ini memiliki desain tanpa ekor dan tiga mesin yang unik, termasuk tambahan desain nozzle exhaust yang berbeda dari versi sebelumnya.
Para ahli mencatat bahwa fitur baru pada pesawat ini seperti bentuk nozzle exhaust yang angular dan sistem intake supersonik masker tanpa diverter, dirancang untuk meningkatkan stabilitas dan kemampuan siluman. Desain roda pendaratan yang dirubah juga merupakan indikator bahwa pengujian pesawat ini masih dalam tahap awal dan terus dimodifikasi.
Selain Chengdu, Shenyang Aircraft Corporation juga mengembangkan pesawat generasi keenam mereka, J-50, yang juga mengalami modifikasi signifikan. Hal ini menunjukkan China menjalankan beberapa proyek pengembangan secara paralel untuk menemukan konfigurasi terbaik yang dapat memperkuat daya tempur udara mereka.
Di sisi lain, Amerika Serikat tidak tinggal diam dan sedang mempersiapkan produksi pesawat generasi keenam mereka, F-47 yang dikembangkan oleh Boeing. Rencana penerbangan pertama F-47 ditargetkan pada tahun 2028, dengan produksi sudah dimulai pada bulan September. Presiden Donald Trump bahkan mengungkapkan bahwa uji coba rahasia telah dilakukan dalam lima tahun terakhir.
Dengan kemajuan luar biasa yang dicapai China dan kecepatan pengembangan yang mereka pertahankan, ada kemungkinan pesawat tempur generasi keenam China akan siap masuk layanan lebih cepat dari jadwal pesawat generasi keenam AS. Hal ini dapat menimbulkan perubahan signifikan dalam keseimbangan kekuatan udara global di masa mendatang.
Analisis Ahli
Mark Gunzinger
China's aggressive design changes suggest a shift to more advanced stealth and maneuverability, closing the gap with US fighters rapidly.Richard Aboulafia
The triple-engine layout and angular exhausts point to a serious focus on overcoming tailless design instability, indicating China is solving critical technical challenges.

