Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Kini Jadi Pemimpin Global Publikasi Ilmiah Dan Riset Mutakhir

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
19 Nov 2025
102 dibaca
2 menit
China Kini Jadi Pemimpin Global Publikasi Ilmiah Dan Riset Mutakhir

TLDR

China telah menjadi pemimpin dalam publikasi riset, mengungguli Amerika Serikat.
Kontribusi China dalam bidang medis meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
China juga menjadi pemimpin dalam penelitian energi dengan dampak yang signifikan.
China telah mengambil alih Amerika Serikat sebagai negara dengan output publikasi ilmiah terbesar di dunia. Menurut data dari Digital Science’s Dimensions database, pada tahun 2024, peneliti dari China menerbitkan sekitar 1,1 juta artikel ilmiah, yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan 880.000 artikel yang diterbitkan oleh peneliti Amerika Serikat. Ini menjadi tanda perubahan besar dalam lanskap riset global.Dalam bidang medis, China mengalami lonjakan signifikan dalam jumlah publikasi. Pada tahun 2023, negara ini memproduksi 40% dari seluruh tulisan di bidang medis dan meningkat menjadi lebih dari 50% pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa China tidak hanya meningkatkan kuantitas tapi juga perannya dalam bidang riset kesehatan dunia.Bidang energi juga memperlihatkan dominasi China yang tampak jelas. Sekitar 35% dari semua artikel riset energi dihasilkan oleh para peneliti dari China, yang menunjukkan pengaruh besar negara ini dalam riset pengembangan energi dan teknologi terkait untuk masa depan.Fred Fenter, yang merupakan chief executive editor dari penerbit Frontiers yang berbasis di Swiss, menyatakan bahwa terdapat kesenjangan yang semakin melebar antara China dan Amerika Serikat dalam hal output penelitian. Hal ini menandai perubahan besar dari dominasi tradisional Amerika Serikat dalam bidang ilmu pengetahuan.Dominasi China dalam penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pusat inovasi ilmu pengetahuan dunia mulai bergeser dari Silicon Valley dan universitas-universitas top di Amerika Serikat ke Asia, khususnya China. Ini memberikan sinyal bahwa persaingan global dalam bidang sains dan teknologi akan semakin ketat di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.