WhatsApp Temukan Serangan Spionase Siber Targetkan Pengguna Apple dan Android
Teknologi
Keamanan Siber
03 Sep 2025
91 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
WhatsApp menghadapi masalah serius terkait spionase siber yang mempengaruhi pengguna.
Kerentanan pada aplikasi dapat mengeksploitasi perangkat Apple dan mengakibatkan peretasan.
Organisasi seperti Amnesty International berperan dalam mengumpulkan data untuk menangani isu ini.
WhatsApp baru-baru ini menemukan adanya serangan spionase siber yang sangat canggih, yang memanfaatkan kelemahan keamanan pada aplikasi WhatsApp serta perangkat Apple. Serangan ini memungkinkan peretas mengendalikan perangkat korban secara penuh.
Dalam serangan ini, kelompok masyarakat sipil menjadi salah satu target utama para peretas. Amnesty International melaporkan bahwa mereka sedang mengumpulkan bukti dari pengguna yang berpotensi menjadi korban dari serangan siber ini.
WhatsApp sendiri sudah merilis pembaruan keamanan untuk menambal celah yang ditemukan. Dilaporkan bahwa kurang dari 200 pengguna di seluruh dunia yang terdampak, tetapi dampaknya cukup serius karena menyangkut keamanan data pribadi.
Donncha O Cearbhaill, Kepala Security Lab Amnesty International, menyatakan bahwa serangan ini bukan hanya mengincar pengguna iPhone, tapi juga pengguna Android. Bahkan ada kemungkinan bahwa aplikasi lain selain WhatsApp juga menjadi sasaran peretas.
Kejadian ini mengingatkan pengguna untuk selalu mengupdate perangkat dan aplikasi mereka agar terlindungi dari risiko peretasan yang semakin canggih dan berbahaya di masa depan.
Analisis Ahli
Donncha O Cearbhaill
Kode berbahaya ini tidak hanya menyerang sistem operasi tertentu, sehingga pengguna dari berbagai platform harus lebih waspada dan memperhatikan pembaruan keamanan secara rutin.

