Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pentagon Setujui Kontrak Rp32,5 Triliun untuk Lima Kapal Selam Nuklir Baru

Finansial
Kebijakan Fiskal
InterestingEngineering InterestingEngineering
19 Nov 2025
222 dibaca
2 menit
Pentagon Setujui Kontrak Rp32,5 Triliun untuk Lima Kapal Selam Nuklir Baru

Rangkuman 15 Detik

Kontrak baru senilai $2,28 miliar untuk program Columbia-class menunjukkan komitmen AS terhadap pertahanan nuklir.
Columbia-class akan menjadi kapal selam terbesar yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut AS dan akan menggantikan kapal selam Ohio-class.
Program ini menjadi prioritas utama Angkatan Laut untuk memastikan keberlanjutan kemampuan deterens nuklir di masa depan.
Pentagon baru saja memberikan kontrak senilai 2,28 miliar dolar AS kepada General Dynamics Electric Boat untuk memulai pengadaan dan pembangunan lima kapal selam balistik nuklir kelas Columbia. Kapal-kapal baru ini akan menggantikan armada Ohio-class yang sudah menua dan mulai pensiun bertahap dari tahun 2027 hingga 2040. Columbia-class akan menjadi kapal selam terbesar yang pernah dibuat oleh Angkatan Laut AS, dengan panjang 560 kaki dan berat tenggelam 20.810 ton. Kapal ini dapat membawa 16 rudal balistik Trident D5 dan dilengkapi dengan teknologi sonar terbaru serta sistem propulsi yang sangat sunyi agar tetap sulit dideteksi selama bertugas. Salah satu keunggulan kelas Columbia adalah penggunaan reaktor nuklir yang dapat bertahan selama masa pakai kapal tanpa perlu penggantian bahan bakar, sehingga menghilangkan kebutuhan overhaul selama dua tahun seperti pada kapal Ohio-class, yang meningkatkan waktu operasi secara keseluruhan untuk armada ini. Biaya pengadaan total untuk seluruh 12 kapal kelas Columbia diperkirakan mencapai 126,4 miliar dolar AS, mengalami kenaikan dari perkiraan sebelumnya. Kapal pertama, USS District of Columbia, diperkirakan memakan biaya 15,2 miliar dolar AS karena biaya pengembangan dan belajar produksi, sementara kapal kedua UBS Wisconsin diproyeksikan sebesar 9,3 miliar dolar AS. Program ini adalah prioritas utama Angkatan Laut AS dan mendapat perhatian khusus demi mencegah penundaan yang dapat mengancam keberlanjutan operasi daya tangkal nuklir laut Amerika. Dua galangan kapal utama, Electric Boat dan Newport News Shipbuilding, akan berkolaborasi untuk memastikan kelancaran produksi.

Analisis Ahli

Admiral James F. Caldwell Jr.
Pemeliharaan jadwal pembangunan kapal selam Columbia sangat penting untuk menghindari celah dalam kesiapan operasional nuklir laut AS, yang secara langsung berdampak pada stabilitas geopolitik.
Dr. Michael J. Sullivan (pakar pertahanan nuklir)
Investasi dalam teknologi baru seperti reaktor satu masa pakai dan sistem sonar canggih adalah langkah kritis untuk memperkuat daya tangkal nuklir dengan mengurangi downtime dan meningkatkan kemampuan deteksi.