Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Uji Trident II D5: Menjaga Kesiapan Rudal Nuklir Laut Amerika Serikat

Sains
Fisika dan Kimia
InterestingEngineering InterestingEngineering
27 Sep 2025
86 dibaca
2 menit
Uji Trident II D5: Menjaga Kesiapan Rudal Nuklir Laut Amerika Serikat

Rangkuman 15 Detik

Peluncuran Trident II D5 menunjukkan komitmen Angkatan Laut AS terhadap deterensi strategis.
Ohio-class submarines adalah pilar penting dalam triad nuklir AS.
Program perpanjangan Trident II D5 memastikan kesiapan sistem hingga tahun 2040-an.
Minggu lalu, Angkatan Laut Amerika Serikat melakukan empat uji terbang rutin terhadap rudal Trident II D5 yang dapat membawa hulu ledak nuklir. Peluncuran ini dilakukan di laut lepas pantai Florida antara 17 dan 21 September, dan dianggap sebagai bagian dari program pemeliharaan kesiapan senjata strategis. Uji coba ini tidak ada kaitannya dengan ketegangan global saat ini, menurut pernyataan dari pihak militer. Salah satu peluncuran rudal ini sempat terlihat bercahaya di langit malam Puerto Rico, dan gambarnya dibagikan secara resmi oleh Angkatan Laut. Rudal Trident II D5 pertama kali dikerahkan pada tahun 1980-an dan sudah menjalani 197 kali uji terbang sukses. Rudal-rudal ini ditembakkan dari kapal selam tipe Ohio yang terendam di dalam laut, dan mengenai target yang telah ditentukan di Laut Atlantik. Angkatan Laut mengeluarkan pemberitahuan untuk mengamankan jalur udara dan pelayaran saat peluncuran berlangsung demi keselamatan. Rudal ini dapat membawa hulu ledak W76 dengan daya ledak 100 kiloton atau W88 dengan daya ledak 475 kiloton, dan memiliki jangkauan antara 2.000 sampai 12.000 kilometer. Kapal selam yang mengoperasikan senjata ini termasuk bagian dari triad nuklir Amerika Serikat yang meliputi misil darat dan pesawat pembom. Program perpanjangan masa pakai Trident II D5 yang dimulai pada 2017 bertujuan menjaga agar sistem ini tetap efektif hingga tahun 2040-an. Menurut Vice Admiral Johnny R. Wolfe, pengujian ini sangat penting untuk memastikan bahwa senjata ini tetap dianggap kredibel dan dapat diandalkan sebagai alat pertahanan nasional. Tim Strategic Systems Programs bertanggung jawab atas pelaksanaan, pelatihan, dan pemeliharaan sistem ini. Selain menjaga kemampuan saat ini, Angkatan Laut juga sudah mulai mengerjakan pengembangan sistem senjata strategis generasi berikutnya agar tetap unggul di masa depan. Rudal Trident II D5 juga digunakan oleh Angkatan Laut Inggris, menunjukkan kerja sama pertahanan antara kedua negara. Keberlangsungan program ini menjadi penting dalam menjaga stabilitas dan ketahanan keamanan global.

Analisis Ahli

Vice Adm. Johnny R. Wolfe
Pengujian ini memastikan kredibilitas dan kesiapan sistem rudal Trident II D5 di tengah kebutuhan menjaga keamanan nasional Amerika Serikat.
Nuclear Security Specialist
Keberhasilan uji terbang rutin adalah indikator penting bahwa sistem senjata strategis kita masih mampu memberikan respons yang cepat dan presisi, mendukung stabilitas global.