Strategi Negara China Dorong Dominasi Kecerdasan Buatan Global
Teknologi
Kecerdasan Buatan
19 Nov 2025
6 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China dan Hong Kong menunjukkan kemajuan signifikan dalam kompetisi kecerdasan buatan global.
Tiga model pemerintahan utama dalam AI diidentifikasi: China, AS, dan Uni Eropa.
Pendekatan negara yang terkoordinasi di China telah mempercepat perkembangan teknologi AI di negara tersebut.
China telah memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam bidang kecerdasan buatan (AI), berkat strategi yang dipimpin oleh negara dengan dukungan kebijakan nasional dan teknologi terobosan dari startup seperti DeepSeek. Model AI China didasarkan pada kontrol terpusat yang menggabungkan kebijakan industri dan keselarasan ideologi yang kuat.
Hong Kong mengambil peran penting sebagai pusat inovasi AI yang spesial dan berbasis tata kelola serta regulasi yang kompetitif, sehingga mendukung perkembangan teknologi di wilayah tersebut secara signifikan. Keberadaan lembaga seperti Financial Services Development Council turut memperkuat ekosistem AI di Hong Kong.
Menurut laporan Global AI Competitiveness Index yang dirilis oleh Deep Knowledge Group, ada tiga model utama governance AI di dunia: model berbasis negara seperti China, model inovasi yang didorong sektor swasta seperti di Amerika Serikat, dan model berbasis hak serta regulasi di Uni Eropa. Setiap model memiliki keunggulan dan tantangan masing-masing.
Startup DeepSeek di China menciptakan model AI yang murah dan efisien, sebuah contoh bagaimana dukungan nasional dan teknologi inovatif bisa mendorong kemajuan cepat dalam AI. Laporan ini menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan kemajuan teknologi dalam memenangkan persaingan AI global.
Para ahli menilai kemajuan China di bidang AI sangat impresif karena adanya strategi nasional yang terkoordinasi, meskipun sulit untuk menentukan model mana yang terbaik. Persaingan AI dunia kini tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tapi juga oleh kebijakan dan regulasi yang melingkupinya.
Analisis Ahli
Patrick Glauner
Model negara-negara China dalam AI menunjukkan kemajuan pesat berkat koordinasi nasional dan strategi yang terpusat, yang sulit ditandingi oleh pendekatan yang lebih fragmentaris.

