Foto Menakjubkan Komet Interstellar 3I/ATLAS Buktikan Benda Alam Bukan Alien
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
18 Nov 2025
299 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Komet 3I/ATLAS menunjukkan fenomena unik seperti outgassing dan perubahan warna.
Foto terbaru dari komet ini memberikan perspektif menarik tentang objek luar angkasa.
Terdapat skeptisisme ilmiah mengenai klaim bahwa 3I/ATLAS adalah pesawat luar angkasa alien.
Seorang fotografer astronomi bernama Satoru Murata berhasil menangkap gambar luar biasa dari komet interstellar 3I/ATLAS yang sedang melintas dekat Bumi. Dengan teleskop kecil berukuran 0,2 meter, dia mengabadikan warna hijau khas dan dua ekor komet yaitu ekor ion yang panjang dan ekor pendek yang muncul kembali. Foto ini juga menunjukkan semburan gas kecil keluar dari pusat komet yang dinamakan coma.
Dalam beberapa minggu terakhir, komet ini sempat terlihat seolah menghilangkan ekornya, padahal itu hanya ilusi optik akibat posisinya relatif terhadap Bumi. Komet 3I/ATLAS bergerak sangat cepat dan memiliki karakteristik unik seperti permukaan yang sangat terkena radiasi dan kandungan kimia tertentu yang tidak biasa ditemukan di komet lain dari tata surya kita.
Komet ini adalah objek interstellar ketiga yang ditemukan, berasal dari luar tata surya kita dan diperkirakan berusia hingga 7 miliar tahun. Baru-baru ini, komet melewati posisi terdekatnya ke Matahari pada 29 Oktober dengan sempat mengalami perubahan warna serta kecerahan yang mendadak. Meski ada beberapa teori kontroversial tentang keberadaan benda asing seperti kapal alien, mayoritas ilmuwan sepakat komet ini adalah objek alami.
Satoru Murata menegaskan lewat media sosialnya bahwa probabilitas komet ini merupakan benda buatan luar angkasa sangat kecil. Foto terbarunya yang menampilkan komet berdekatan dengan galaksi spiral NGC 4691 membuat kesan bahwa komet datang dari dunia lain, namun sebenarnya komet berasal dari sistem bintang dalam galaksi kita sendiri, Bima Sakti.
Para ilmuwan sangat menantikan rilis foto resolusi tinggi dari NASA yang diambil oleh Mars Reconnaissance Orbiter saat komet melewati dekat Mars pada 3 Oktober. Foto ini diharapkan dapat memberi informasi lebih detail tentang komet. Pada 19 Desember, 3I/ATLAS akan mencapai titik terdekatnya dengan Bumi pada jarak 270 juta km yang memungkinkan pengamatan lebih intensif lagi.
Analisis Ahli
Satoru Murata
Menegaskan bahwa 3I/ATLAS adalah komet alami, bukan benda buatan alien, berdasarkan perilaku dan penampilan fisiknya.European Space Agency
Menggunakan foto Mars untuk memprediksi lintasan komet dengan lebih akurat, membantu penelitian lintasan orbit interstellar.NASA
Mengonfirmasi pentingnya data definisi tinggi dari Mars Reconnaissance Orbiter untuk memahami karakteristik fisik dan perjalanan 3I/ATLAS.

