Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Investasi Besar Kabel Bawah Laut Dorong Perkembangan AI Dan Konektivitas Global

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
18 Nov 2025
1125 dibaca
1 menit
Investasi Besar Kabel Bawah Laut Dorong Perkembangan AI Dan Konektivitas Global

TLDR

Investasi dalam infrastruktur kabel bawah laut diperkirakan akan meningkat pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Perusahaan teknologi besar seperti Meta, Amazon, dan Google berperan penting dalam pengembangan jaringan kabel bawah laut.
Kabel bawah laut menjadi krusial dalam mendukung teknologi kecerdasan buatan dan komunikasi global.
Bisnis jaringan kabel bawah laut terus berkembang pesat dan diperkirakan investasi mencapai US$13 miliar atau sekitar Rp 216 triliun untuk tahun 2025 sampai 2027. Ini merupakan lonjakan besar dibanding periode 2022-2024, menandakan pentingnya infrastruktur ini di masa depan.Jaringan kabel bawah laut sendiri sudah lama digunakan sejak tahun 1850 untuk komunikasi telegraf di Selat Inggris. Namun, era modern kini memanfaatkan kabel ini untuk menghubungkan data center dalam skala global dengan kapasitas tinggi.Perusahaan teknologi ternama seperti Meta, Google, dan Amazon kini telah menjadi pemain utama dalam bisnis jaringan kabel bawah laut, menguasai 50% pangsa pasar dan membangun proyek kabel besar dengan kapasitas data yang sangat tinggi.Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu faktor utama dorongan penggunaan kabel bawah laut. Infrastruktur ini penting untuk memastikan pusat data yang berfungsi untuk AI bisa terhubung secara optimal dan bekerja dengan latency rendah.Proyek ambisius seperti Watermorth oleh Meta yang menghubungkan lima benua, serta Fastnet oleh Amazon yang menghubungkan Amerika dan Irlandia, menunjukkan betapa vitalnya jaringan kabel bawah laut dalam mendukung teknologi modern dan konektivitas global masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.