Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengungkap Kunci Likuiditas Token Aset di Ekonomi Berkembang

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (5mo ago) banking-and-financial-services (5mo ago)
17 Nov 2025
39 dibaca
2 menit
Mengungkap Kunci Likuiditas Token Aset di Ekonomi Berkembang

Rangkuman 15 Detik

Tokenisasi aset di ekonomi berkembang dapat membuka peluang nilai yang sangat besar jika dilakukan dengan benar.
Interoperabilitas dan kepatuhan regulasi merupakan kunci untuk menciptakan likuiditas yang nyata dari aset yang ditokenisasi.
Penting untuk memprioritaskan nilai praktis dan solusi untuk masalah yang ada, bukan sekadar inovasi teknologi.
Tokenisasi aset telah menjadi solusi populer untuk mengubah aset fisik menjadi digital, namun banyak yang salah paham bahwa masalah utama hanyalah teknis digitalisasi. Faktanya, membuat token yang bisa diperjualbelikan dan diterima secara global memerlukan sistem teknis yang mampu mengintegrasikan banyak sistem keuangan dan regulasi yang berbeda. Menurut Boston Consulting Group, terdapat potensi unlock aset senilai 16 triliun dolar AS di pasar maju melalui tokenisasi. Namun, ketika kita memasukkan aset seperti dana kekayaan negara, hak sumber daya alam, dan konsesi infrastruktur di negara berkembang, nilainya diperkirakan mencapai minimal 200 triliun dolar AS yang belum tersentuh. Sistem perbankan internasional seperti SWIFT kini mengadopsi sistem blockchain dengan standar ISO 20022, sehingga institusi keuangan bisa menjalankan transaksi token menggunakan infrastruktur eksisting tanpa harus membangun ulang sistem dari nol. Hal ini membuka jalan agar token bisa berfungsi di berbagai negara dan bank secara simultan. Token aset juga harus membawa data kepatuhan yang terintegrasi seperti verifikasi KYC, anti-pencucian uang, dan pelaporan pajak secara otomatis yang memungkinkan aset ini diterima oleh regulator di berbagai wilayah secara efisien. Ini dimungkinkan berkat kemajuan smart contract dan protokol lintas blockchain. Bagi negara berkembang, kunci sukses tokenisasi adalah memilih aset dengan nilai likuiditas langsung, membangun token yang interoperable dan patuh regulasi sejak awal, serta tidak mencoba mengganti infrastruktur keuangan yang sudah ada tapi mengintegrasikannya. Dengan demikian, peluang ekonomi besar senilai triliunan dolar bisa dimanfaatkan dengan optimal.

Analisis Ahli

Vitalik Buterin
Interoperabilitas lintas blockchain dan integrasi dengan sistem keuangan eksisting adalah kunci untuk adopsi massal teknologi blockchain.
Christine Lagarde
Penggunaan teknologi tokenisasi harus selalu diawali dengan kepatuhan regulasi yang ketat agar sistem keuangan tetap stabil dan dapat diandalkan.