Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Hindari Pemborosan Listrik, Kenali dan Kurangi Konsumsi Standby Power di Rumah

Finansial
Perencanaan Keuangan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
16 Nov 2025
34 dibaca
2 menit
Hindari Pemborosan Listrik, Kenali dan Kurangi Konsumsi Standby Power di Rumah

Rangkuman 15 Detik

Perangkat elektronik dapat menarik daya bahkan saat dimatikan, dikenal sebagai daya siaga atau vampire load.
Sekitar 10% tagihan listrik rumah tangga berasal dari perangkat dalam mode siaga, sehingga penting untuk mengelola konsumsi daya.
Menggunakan strategi sederhana seperti power strip dan smart plug dapat membantu mengurangi pengeluaran listrik dan pemborosan energi.
Banyak orang berpikir bahwa menekan tombol off pada perangkat elektronik sudah membuat listrik berhenti mengalir, tapi sebenarnya perangkat seperti televisi, charger, dan peralatan lain tetap menggunakan listrik dalam mode standby. Kondisi ini disebut vampire load yang menyebabkan pemborosan listrik dan biaya tambahan dalam tagihan listrik rumah tangga. Menurut data dari U.S. Department of Energy, sekitar 10% dari total listrik yang kita bayar berasal dari perangkat yang menyala dalam mode standby. Ini jelas membuat pemborosan tidak langsung yang bisa menguras biaya tanpa kita sadari. Perangkat modern biasanya memiliki fitur seperti jam digital dan lampu indikator yang perlu terus terhubung listrik agar siap digunakan kapan saja. Beberapa perangkat paling boros listrik dalam mode standby adalah set-top box TV yang bisa menyedot hingga 30 watt, diikuti oleh router WiFi, speaker audio, dan charger kendaraan listrik. Meski wattnya kecil, bila dijumlahkan selama 24 jam dan dengan banyak perangkat, konsumsi listrik ini cukup besar dan sebanding dengan menyalakan kipas angin atau lampu sepanjang hari. Untuk mengurangi konsumsi listrik tanpa mengurangi kenyamanan, kita bisa menggunakan power strip dengan saklar untuk memutus aliran listrik beberapa perangkat sekaligus, memakai smart plug atau timer terutama untuk perangkat yang menyala terus-menerus seperti router WiFi, dan terbiasa mencabut charger setelah digunakan. Selain itu, memilih perangkat hemat energi juga sangat membantu. Dengan langkah sederhana tersebut, kita tidak hanya bisa menekan biaya listrik bulanan, tapi juga ikut menjaga lingkungan karena mengurangi pemborosan energi. Kebiasaan ini perlu dibiasakan agar manfaatnya terasa jangka panjang dan kita bisa hidup lebih hemat energi.

Analisis Ahli

Lawrence Berkeley National Laboratory
Standby power yang kecil tapi menyala terus-menerus dapat mengakumulasi konsumsi energi yang signifikan dan pemborosan biaya, sehingga upaya pengurangan sangat dibutuhkan.