TLDR
Proyek solar terapung di Imha Dam menggabungkan energi solar dan hidro untuk meningkatkan efisiensi energi. Dampak positif terhadap ekonomi lokal dengan memberikan bagi hasil kepada warga sekitar. Desain simbolis dari instalasi mencerminkan budaya dan identitas nasional Korea Selatan. Korea Selatan telah menyelesaikan proyek tenaga surya terapung di Waduk Imha dekat kota Andong yang memiliki kapasitas 47 MW, menjadikannya instalasi terbesar di waduk multipurpose di negara tersebut. Proyek ini menggabungkan energi tenaga surya dan hidro untuk menghasilkan listrik secara efisien sepanjang hari.Waduk Imha juga memiliki pembangkit hidro sebesar 50 MW, yang memungkinkan sistem hibrida memproduksi listrik tenaga surya siang hari dan beralih ke tenaga hidro pada malam hari sehingga pasokan listrik tetap stabil dan handal.Desain unik dari sistem tenaga surya terapung ini adalah 16 platform yang saling terhubung membentuk pola simbol nasional Korea Selatan yaitu bendera Taegeukgi dan bunga nasional Mugunghwa. Hal ini memberikan nilai estetika sekaligus simbolis pada proyek tersebut.Diperkirakan pembangkit hybrid ini mampu menghasilkan sekitar 61 GWh listrik setiap tahun, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 22.000 rumah tangga atau sekitar 27% dari rumah tangga di kota Andong.Salah satu inovasi penting proyek ini adalah model pembagian keuntungan kepada warga sekitar, di mana 4.500 orang yang tinggal dalam radius 0,62 mil mendapatkan bagian dari pendapatan listrik, sehingga mendorong partisipasi dan dukungan komunitas untuk keberhasilan proyek ini.