Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Ciptakan Alat Canggih Pemotong Kabel Bawah Laut, Ancaman Baru Komunikasi Global

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
15 Nov 2025
1051 dibaca
2 menit
China Ciptakan Alat Canggih Pemotong Kabel Bawah Laut, Ancaman Baru Komunikasi Global

TLDR

China mengembangkan alat pemotong kabel bawah laut yang berpotensi mengganggu komunikasi global.
Alat ini dapat beroperasi di kedalaman ekstrem dan dirancang untuk digunakan oleh kapal selam canggih.
Pengembangan ini menunjukkan ambisi China untuk memperkuat posisi di lautan dan sumber daya maritim.
China baru-baru ini mengembangkan sebuah alat pemotong kabel bawah laut yang dapat bekerja pada kedalaman hingga 4.000 meter, dua kali lebih dalam dari kabel komunikasi bawah laut yang ada saat ini. Alat ini menggunakan teknologi canggih yang memungkinkan memotong kabel baja setebal 60 mm dengan efektif, sesuatu yang sangat jarang dan sulit dilakukan sebelumnya.Alat ini dibuat oleh Pusat Penelitian Ilmiah Kapal China (CSSRC) dan dirancang untuk dioperasikan oleh kapal selam berawak dan tak berawak, termasuk seri Fendouzhe dan Haidou. Meski awalnya alat ini dikembangkan untuk tujuan penyelamatan dan penambangan bawah laut, potensi penggunaanya untuk memutus jalur komunikasi membuat negara lain waspada.Kabel bawah laut merupakan tulang punggung komunikasi global, menopang sekitar 95% lalu lintas data internasional. Kerusakan atau pemutusan kabel ini, terutama di lokasi strategis seperti Guam, dapat sangat mengganggu jaringan komunikasi dan berdampak pada krisis geopolitik dunia.Teknologi alat ini sangat maju, memakai roda gerinda berlapis berlian yang berputar dengan kecepatan tinggi, mampu memotong kabel baja kuat. Selain itu, alat ini dilengkapi sistem pemosisian canggih dan motor efisien dengan desain tahan tekanan hingga lebih dari 400 atmosfer di dasar laut yang dalam.China berambisi menggunakan teknologi ini untuk mengembangkan sumber daya laut dan memperkuat posisi sebagai kekuatan maritim dunia. Namun, kemampuan alat ini juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi penggunaan sebagai senjata dalam peperangan informasi dan konflik laut di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.