Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Baidu Luncurkan Chip AI Baru untuk Hadapi Pembatasan Ekspor AS

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (5mo ago) artificial-intelligence (5mo ago)
14 Nov 2025
123 dibaca
2 menit
Baidu Luncurkan Chip AI Baru untuk Hadapi Pembatasan Ekspor AS

Rangkuman 15 Detik

Baidu meluncurkan chip baru untuk mendukung kecerdasan buatan di tengah ketegangan AS-China.
Chip M100 dan M300 diharapkan dapat meningkatkan daya saing teknologi domestik.
Produk supernode Baidu dan Huawei menunjukkan inovasi dalam pengembangan semikonduktor di China.
Baidu, perusahaan teknologi asal China, baru saja mengumumkan peluncuran dua chip semikonduktor terbaru yang dirancang khusus untuk kecerdasan buatan. Ini merupakan langkah penting untuk mengatasi keterbatasan yang muncul dari pembatasan ekspor chip AI oleh Amerika Serikat kepada perusahaan-perusahaan di China. Chip M100 yang fokus pada tugas inferensi AI akan diluncurkan pada awal tahun 2026, sementara M300 yang dapat digunakan untuk pelatihan dan inferensi AI dijadwalkan rilis pada awal tahun 2027. Pelatihan digunakan untuk membangun model AI, sementara inferensi adalah proses mengaplikasikan model tersebut. Selain chip baru, Baidu juga memperkenalkan produk bernama supernode yang menggabungkan banyak chip secara bersamaan agar dapat meningkatkan performa keseluruhan sistem. Produk Tianchi 256 yang terdiri dari 256 chip akan hadir pada paruh pertama tahun depan, dengan versi yang lebih kuat menggunakan 512 chip pada paruh kedua. Perusahaan lain di China seperti Huawei juga telah mengembangkan supernode serupa, seperti CloudMatrix 384 dengan 384 chip Ascend 910C. Para ahli menilai sistem ini mampu mengungguli sistem setingkat yang dibuat oleh perusahaan Amerika seperti Nvidia. Baidu tidak hanya fokus pada perangkat keras, tetapi juga mengembangkan model bahasa besar terbaru bernama Ernie, yang memiliki kemampuan mumpuni dalam memproses teks, gambar, dan video. Hal ini menunjukkan upaya simultan dalam mengembangkan teknologi AI yang komprehensif.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Pengembangan chip AI khusus sangat penting untuk memaksimalkan performa model AI dan menjadi strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan geopolitik.
Kai-Fu Lee
China akan terus memperkuat industrinya dalam AI, terutama dalam perangkat keras, yang akan mempercepat dominasi teknologi mereka di masa depan.