Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Exowatt Cetak Terobosan Energi Surya Murah 24 Jam Untuk Data Center

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
13 Nov 2025
1164 dibaca
2 menit
Exowatt Cetak Terobosan Energi Surya Murah 24 Jam Untuk Data Center

TLDR

Exowatt berfokus pada pengembangan solusi tenaga surya yang murah dan efisien.
Teknologi P3 menawarkan alternatif untuk penyimpanan energi yang lebih baik dibandingkan dengan lithium-ion.
Pendanaan tambahan menunjukkan minat investor yang kuat terhadap inovasi energi terbarukan.
Masalah krisis daya yang tinggi terutama untuk kecerdasan buatan mendorong Hannan Happi dan timnya membuat solusi energi baru lewat perusahaan Exowatt. Mereka ingin menghasilkan listrik dari tenaga surya dengan biaya hanya satu sen per kilowatt-jam dan bisa berjalan 24 jam sehari. Ini sangat penting untuk pusat data dan industri lain yang butuh pasokan listrik murah dan andal.Teknologi utama yang dipakai Exowatt adalah versi baru dari tenaga surya terkonsentrasi atau thermal solar power yang menggunakan batu khusus untuk menyimpan panas. Batu ini dimasukkan ke dalam kotak kontainer berukuran standar yang dipanaskan dengan sinar matahari terfokus melalui lensa. Panas dari batu tersebut kemudian diubah menjadi listrik menggunakan mesin Stirling dan generator.Keunggulan sistem ini adalah modularitasnya, sehingga bisa menambah unit P3 sesuai kebutuhan listrik. Setiap baterai termal sanggup menyimpan panas hingga lima hari sehingga bisa menyediakan listrik kapan saja tanpa gangguan. Harga teknologinya diklaim bisa bersaing bahkan lebih baik jika dibandingkan panel surya fotovoltaik yang dikombinasikan dengan baterai lithium-ion.Untuk mencapai biaya rendah yang mereka targetkan, Exowatt sudah mengumpulkan dana sebesar 120 juta dollar AS dari beberapa investor besar seperti Andreessen Horowitz dan Sam Altman. Mereka juga sudah memiliki serapan pesanan hingga 90 gigawatt-jam kapasitas serta tengah berusaha memperbanyak produksi sampai jutaan unit tiap tahun agar mendapatkan efek pembelajaran manufaktur yang signifikan.Sementara teknologi ini bukan solusi universal karena membutuhkan lokasi beriklim cerah dan lahan besar, Happi yakin ada kesesuaian tempat berdirinya pusat data baru yang bertepatan dengan kekuatan teknologi mereka. Meski masih ada tantangan, inovasi ini berpotensi mengubah cara pembangkitan energi di masa depan secara lebih efisien dan hemat biaya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.