AI summary
COI Energy menawarkan solusi inovatif untuk pembelian energi perusahaan yang lebih efisien. SaLisa Berrien terinspirasi untuk menciptakan perubahan dalam industri energi berdasarkan pengalaman pribadinya. Program 'Kilowatt for Good' menunjukkan komitmen COI Energy untuk membantu komunitas yang kurang mampu melalui penghematan energi. Banyak perusahaan besar dengan banyak bangunan harus membeli kapasitas listrik standar setiap bulan yang biasanya didasarkan pada penggunaan puncak, meskipun kebutuhan tersebut jarang tercapai. Hal ini menyebabkan pemborosan energi dan biaya yang besar.SaLisa Berrien, yang sudah berpengalaman 25 tahun di industri energi, merasa prihatin dengan sistem ini karena mengingat pengalamannya dulu yang sulit saat kecil, dan memutuskan membuat teknologi yang lebih efisien dan terjangkau.COI Energy, startup yang didirikan oleh SaLisa, menggunakan teknologi untuk memprediksi kebutuhan listrik perusahaan selama 90 hari ke depan, lalu membantu mereka menjual kelebihan kapasitas listrik yang tidak terpakai melalui marketplace digital.Startup ini sudah mengumpulkan 3,5 juta dolar AS dan bekerja dengan lima pelanggan utama di beberapa negara bagian AS. Mereka juga berencana memasuki pasar internasional seperti Swiss tahun 2026 untuk ikut andil dalam kebijakan energi nasional.Selain membantu perusahaan menghemat biaya energi, COI Energy juga menyumbangkan 1% penghematan untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui program sosial mereka, sehingga membawa dampak positif bagi lingkungan dan komunitas.
Solusi yang ditawarkan COI Energy sangat inovatif dan menjawab masalah klasik yang telah lama diabaikan dalam industri energi komersial. Jika teknologi ini berhasil diimplementasikan luas, hal ini tidak hanya akan mengurangi pemborosan sumber daya tapi juga membuka peluang baru untuk pengelolaan energi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.