Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Deepwatch Lakukan PHK Besar Demi Percepat Investasi AI dan Otomatisasi

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
13 Nov 2025
130 dibaca
2 menit
Deepwatch Lakukan PHK Besar Demi Percepat Investasi AI dan Otomatisasi

AI summary

Deepwatch melakukan pemutusan hubungan kerja untuk fokus pada AI dan otomatisasi.
Pengurangan karyawan di Deepwatch mencakup 60 hingga 80 orang.
Beberapa perusahaan cybersecurity lain juga mengalami PHK meskipun mencatat kinerja keuangan yang baik.
Deepwatch, sebuah perusahaan di bidang keamanan siber, baru-baru ini melakukan pemutusan hubungan kerja yang cukup besar. Mereka memberhentikan antara 60 hingga 80 karyawan dari total sekitar 250 stafnya. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari perubahan organisasi untuk lebih fokus pada teknologi AI dan otomatisasi.CEO Deepwatch, John DiLullo, menjelaskan bahwa pemutusan kerja tersebut bertujuan agar perusahaan bisa lebih cepat mengembangkan investasi di bidang AI. Meski tujuan ini dinilai strategis, sejumlah karyawan menyatakan ada keraguan tentang penerapan istilah AI yang mereka dengar selama proses ini.Kondisi yang dialami Deepwatch bukanlah hal yang unik. Beberapa perusahaan keamanan siber besar lainnya, seperti Crowdstrike, juga melakukan pemutusan hubungan kerja tahun ini. Crowdstrike, misalnya, memotong sekitar 500 staf meski mereka mencatat keuntungan besar dan arus kas yang kuat.Selain Deepwatch dan Crowdstrike, sejumlah perusahaan lain di bidang keamanan siber seperti Deep Instinct, Otorio, ActiveFence, SkyBox Security, dan Sophos juga melakukan pengurangan tenaga kerja. Tren ini menunjukkan bahwa industri keamanan siber sedang mengalami perubahan besar yang dipengaruhi oleh teknologi dan faktor ekonomi.Meski pemutusan kerja ini menghadirkan tantangan bagi para pekerja, fokus perusahaan pada AI dan otomatisasi menandakan bahwa teknologi ini kemungkinan akan menjadi pusat strategi bisnis mereka ke depan. Ini menunjukkan bahwa dunia kerja di sektor teknologi dan keamanan siber mungkin akan terus mengalami transformasi.

Experts Analysis

Bruce Schneier
Perusahaan keamanan siber harus menyeimbangkan antara otomatisasi dan perluasan tenaga ahli manusia karena AI belum sepenuhnya bisa menggantikan intuisi dan pengalaman manusia dalam menghadapi ancaman kompleks.
Katie Moussouris
Restrukturisasi di sektor ini mencerminkan perubahan paradigma dalam cara perusahaan mengelola keamanan siber, mengandalkan AI untuk efisiensi tetapi membutuhkan manajemen risiko terkait dampak sosial terhadap tenaga kerja.
Editorial Note
Pemutusan hubungan kerja di Deepwatch menunjukkan tekanan nyata bagi perusahaan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap kemajuan AI meskipun harus mengorbankan tenaga kerja. Namun, terlalu bergantung pada jargon AI tanpa implementasi nyata berisiko menimbulkan ketidakpercayaan internal dan eksternal terhadap strategi bisnis perusahaan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.