Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peluncuran Misi Mars ESCAPADE Terpaksa Ditunda Akibat Aktivitas Matahari Tinggi

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (4mo ago) astronomy-and-space-exploration (4mo ago)
13 Nov 2025
154 dibaca
2 menit
Peluncuran Misi Mars ESCAPADE Terpaksa Ditunda Akibat Aktivitas Matahari Tinggi

Rangkuman 15 Detik

Aktivitas matahari yang tinggi dapat mempengaruhi misi luar angkasa seperti ESCAPADE.
Misi ESCAPADE bertujuan untuk memahami dampak cuaca luar angkasa pada Mars.
Blue Origin sedang mengembangkan roket New Glenn untuk misi orbital dan antarplanet.
Misi NASA bernama ESCAPADE, yang terdiri dari dua pesawat luar angkasa, direncanakan untuk diluncurkan menuju Mars menggunakan roket New Glenn milik Blue Origin. Namun, peluncuran yang semula dijadwalkan pada 12 November 2024 harus ditunda karena aktivitas matahari yang sangat tinggi menyebabkan kondisi cuaca antariksa yang buruk. ESCAPADE sendiri dirancang untuk mempelajari bagaimana angin matahari dan cuaca antariksa memengaruhi Mars, khususnya bagaimana atmosfer Mars yang dulu tebal menjadi tipis sehingga menyebabkan planet tersebut menjadi dunia gurun seperti sekarang. Misi ini menggunakan teknologi canggih yang dibuat oleh Rocket Lab di California. Roket New Glenn yang membawa ESCAPADE ini belum sepenuhnya terbukti karena hanya pernah digunakan satu kali sebelumnya, di mana tahap pertama roket gagal mendarat di barge di laut dan hilang. Meski begitu, Blue Origin berharap roket ini akan digunakan untuk misi orbit dan antarplanet berikutnya, termasuk eksplorasi bulan. Selain ESCAPADE, terdapat muatan lain di roket tersebut seperti eksperimen komunikasi untuk Viasat yang bekerja sama dengan proyek NASA lainnya. Aktivitas matahari sedang berada di puncaknya pada tahun 2025, sehingga gangguan cuaca antariksa seperti badai matahari sering terjadi dan dapat mengganggu satelit dan sistem listrik di Bumi. Persaingan antara Blue Origin dan SpaceX juga makin ketat, terutama terkait program Artemis NASA untuk misi pendaratan manusia di bulan. Jika pengembangan Starship milik SpaceX terus mengalami keterlambatan, NASA mungkin akan membuka peluang bagi Blue Origin untuk menjadi kontraktor utama misi Artemis berikutnya.

Analisis Ahli

Sean Duffy
Keterlambatan ini membuka peluang bagi Blue Origin dan perusahaan lain untuk mendapatkan kontrak misi bulan NASA jika Starship terus mengalami masalah pengembangan.