AI Bisa Perlebar Kesenjangan Digital, Startup Lokal Jadi Penyelamat Indonesia
Teknologi
Kecerdasan Buatan
12 Nov 2025
12 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kesenjangan digital di Indonesia semakin melebar, terutama antara wilayah barat dan timur.
Pentingnya peran startup lokal dalam mendemokratisasi teknologi dan meningkatkan adopsi AI.
Kolaborasi antara perusahaan besar dan startup inovatif dapat menutup kesenjangan digital yang ada.
Teknologi Artificial Intelligence atau AI semakin berkembang dan dipercaya bisa membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas penggunanya. Namun, akses terhadap teknologi ini belum merata di seluruh Indonesia, sehingga kesenjangan digital antara wilayah barat dan timur negara ini makin melebar.
Di wilayah Jawa, terutama di Jakarta, perusahaan sudah menggunakan teknologi AI dan big data yang sangat kompleks untuk kebutuhan bisnis mereka. Sementara itu, di wilayah timur Indonesia, pemanfaatan teknologi masih sangat sederhana, seperti hanya membuat grafik dari data di PowerPoint.
Deputy EGM Digital Product Telkom, Fauzan Feisal, menyampaikan bahwa untuk mengatasi kesenjangan ini, dibutuhkan 'pasukan ketiga' yaitu startup dan pelaku usaha lokal yang dapat membawa solusi AI yang sesuai kebutuhan daerah masing-masing.
Fauzan memberikan contoh startup lokal yang sukses menggunakan AI untuk menganalisis genom di tambak udang. Teknologi ini membantu memantau kesehatan udang hingga efektivitas pakan. Selain itu, teknologi serupa juga bisa dikembangkan untuk kesehatan manusia, seperti mendeteksi risiko stunting sejak kehamilan.
Namun, startup ini menghadapi tantangan dalam mengembangkan produk dan menjangkau pasar yang lebih luas. Di sinilah peran perusahaan besar seperti Telkom menjadi penting dalam mendistribusikan teknologi ini secara nasional agar manfaat AI dapat dirasakan merata di semua daerah.
Analisis Ahli
Fauzan Feisal
Teknologi AI memang punya potensi membuka jurang pemisah besar antara wilayah yang sudah maju teknologi dan yang masih dasar. Namun dengan dukungan korporasi besar, solusi inovatif startup lokal bisa menjadi jembatan untuk demokratisasi teknologi serta mengatasi masalah lokal secara efektif.

