Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Kejar Kedaulatan Teknologi di Luar Angkasa dan Wilayah Kutub Strategis

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (5mo ago) astronomy-and-space-exploration (5mo ago)
12 Nov 2025
209 dibaca
1 menit
China Kejar Kedaulatan Teknologi di Luar Angkasa dan Wilayah Kutub Strategis

Rangkuman 15 Detik

China berkomitmen untuk mengembangkan teknologi navigasi independen seperti BeiDou.
Eksplorasi kutub dan ruang angkasa menjadi bagian penting dari strategi keamanan nasional China.
Tindakan China dalam bidang teknologi dan eksplorasi dapat menimbulkan ketegangan dengan negara-negara barat.
Pada tahun 2003, setelah insiden Yinhe yang memperlihatkan kerentanan China terhadap sistem navigasi GPS milik Amerika Serikat, China mulai mencoba mengurangi ketergantungannya pada teknologi asing dengan ikut bergabung dalam proyek Galileo dari Uni Eropa. China sempat menginvestasikan 230 juta euro untuk proyek Galileo, namun kemudian mengalami pengucilan karena kekhawatiran keamanan dan masalah pembiayaan pada proyek tersebut. Sebagai respons, China kemudian mengembangkan sistem navigasi satelit sendiri yang disebut BeiDou, yang kini sangat luas jangkauannya dan digunakan untuk melacak lokasi lebih dari satu triliun kali per hari. Selain sistem navigasi, China dalam rencana lima tahunnya menempatkan eksplorasi laut dalam dan teknologi antariksa sebagai prioritas utama yang sangat penting untuk keamanan nasional dan pembangunan ekonomi masa depan. Untuk memperkuat kehadirannya di wilayah kutub, China juga mengusulkan pembangunan 'Jalur Sutra Es' sebagai bagian dari strategi geopolitiknya yang lebih luas, yang menimbulkan kewaspadaan dari negara-negara Barat.

Analisis Ahli

Elizabeth Economy
China's pursuit of strategic autonomy in space and polar regions is not only a technological race but also a geopolitical maneuver to assert global influence.
Andrew Erickson
The BeiDou system represents a significant shift in global navigation technology, reducing reliance on Western systems and expanding Chinese soft power.