Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Superkomputer Eropa Pecahkan Rekor Simulasi Komputer Kuantum 50 Qubit

Sains
Fisika dan Kimia
InterestingEngineering InterestingEngineering
12 Nov 2025
66 dibaca
2 menit
Superkomputer Eropa Pecahkan Rekor Simulasi Komputer Kuantum 50 Qubit

Rangkuman 15 Detik

Pusat Superkomputasi Jülich telah mencapai tonggak penting dalam simulasi kuantum.
Kemajuan dalam perangkat keras dan perangkat lunak sangat penting untuk penelitian kuantum.
Infrastruktur JUNIQ akan mendukung kolaborasi di bidang komputasi kuantum.
Para peneliti di Jülich Supercomputing Centre berhasil melakukan simulasi komputer kuantum dengan 50 qubit, sebuah prestasi yang belum pernah tercapai sebelumnya di dunia. Simulasi ini dilakukan menggunakan superkomputer terbaru mereka bernama JUPITER, yang memanfaatkan teknologi NVIDIA GH200 Superchips. Dengan memori sekitar 2 petabyte, simulasi ini mampu menduplikasi performa prosesor kuantum nyata secara sangat akurat. Simulasi komputer kuantum sangat penting untuk membantu ilmuwan menguji algoritma kuantum seperti Variational Quantum Eigensolver (VQE) dan Quantum Approximate Optimisation Algorithm (QAOA) sebelum komputer kuantum fisik yang stabil tersedia. Namun, mensimulasikan semakin banyak qubit membutuhkan memori dan proses yang meningkat secara eksponensial, yang membuatnya sulit dilakukan oleh perangkat komputer biasa seperti laptop yang hanya mampu menangani sekitar 30 qubit. Keberhasilan simulasi 50 qubit ini dicapai berkat inovasi dalam perangkat lunak simulasi komputer kuantum yang disebut JUQCS-50. Software ini menggunakan metode kompresi data baru dan mengoptimalkan transfer data antar lebih dari 16.000 chip dalam superkomputer, sehingga proses simulasi bisa berjalan lebih efisien dan dengan akurasi yang sangat tinggi. Simulasi ini tidak hanya menjadi alat penelitian canggih, tetapi juga akan tersedia untuk kalangan luas melalui platform JUNIQ, memungkinkan para peneliti dan perusahaan lain menggunakan teknologi ini untuk keperluan pengembangan dan pengujian algoritma kuantum. Kolaborasi antara Jülich dan NVIDIA juga menunjukkan pentingnya desain hardware dan software yang terintegrasi sejak awal pembangunan superkomputer. Pencapaian ini adalah langkah besar menuju masa depan di mana komputer kuantum dan komputasi berperforma tinggi akan semakin terhubung. Dengan simulasi yang semakin kompleks dan akurat, dunia ilmu pengetahuan dan teknologi akan lebih siap menyambut komputasi kuantum komersial dan praktis yang dapat menyelesaikan masalah yang sangat sulit bagi komputer klasik.

Analisis Ahli

Prof. Kristel Michielsen
Kemajuan simulasi kuantum ini menunjukkan bagaimana teknologi superkomputer saat ini bisa mendorong batas penelitian kuantum jauh sebelum komputer kuantum fisik benar-benar matang.
Prof. Hans De Raedt
Dengan JUQCS-50, kami telah membuka kemungkinan untuk meneliti dan menguji algoritma kuantum kompleks dalam skala yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan.
Dr. Andreas Herten
Kolaborasi antara Jülich dan NVIDIA membuktikan bahwa integrasi erat antara hardware dan software adalah kunci untuk meraih terobosan di bidang komputasi kuantum.