Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rudal Kecil Estonian Mark 1 Tembak Jatuh Drone Rusia dengan Efisien

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
11 Nov 2025
134 dibaca
2 menit
Rudal Kecil Estonian Mark 1 Tembak Jatuh Drone Rusia dengan Efisien

Rangkuman 15 Detik

Frankenburg Technology menciptakan rudal Mark 1 sebagai respons terhadap ancaman UAV Rusia.
Mark 1 dirancang untuk menjadi solusi pertahanan yang terjangkau dan efisien bagi negara-negara Eropa.
Kusti Salm menekankan pentingnya kemampuan pertahanan yang dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan keamanan masa depan.
Perusahaan pertahanan Estonia, Frankenburg Technology, menciptakan rudal mini bernama Mark 1 untuk menghadapi ancaman drone Rusia yang makin sering melintasi wilayah NATO. Rudal ini dirancang agar mudah dibawa dan mampu mengunci target drone dengan cepat juga tepat. Meskipun berukuran panjang hanya 65 cm dan dapat dipegang dengan satu tangan, Mark 1 dilengkapi sistem navigasi otonom dan bahan bakar roket padat. Rudal ini diprogram untuk menghancurkan drone seperti Shahed-131 dan Shahed-136 yang digunakan Rusia di Ukraina dan sekitar perbatasan Eropa. Estonia merespon lonjakan aktivitas drone dengan solusi yang lebih murah dan praktis dibandingkan mengandalkan jet tempur sebagai penangkal. Negara-negara seperti Belgia dan Polandia telah melaporkan insiden drone yang mengganggu, buktinya kejadian di dekat Bandara Brussels baru-baru ini. Proyek Mark 1 dikembangkan di bawah pimpinan ahli roket terkenal seperti Andreas Bappert dan bekerja dengan talenta ahli dari berbagai negara, termasuk Inggris dan Latvia. Fokusnya adalah menciptakan rudal yang efisien dari sisi biaya sambil mempertahankan tingkat keberhasilan yang meningkat. Meski hasil uji coba menunjukkan tingkat keberhasilan sekitar 50 persen dari 53 tes, perusahaan berharap bisa meningkatkan angka tersebut menjadi 90 persen. CEO Kusti Salm menegaskan bahwa rudal ini adalah solusi yang sangat dibutuhkan untuk ketahanan pertahanan udara Eropa selama dekade mendatang.

Analisis Ahli

Fabian Hoffman
Integrasi sub-sistem ke dalam rudal yang bekerja dengan misi tunggal merupakan kunci mengapa proyek ini dapat merekrut talenta terbaik dan berpotensi menjadi solusi efektif melawan drone Rusia.