Robot Sentante: Solusi Revolusioner untuk Penanganan Stroke Jarak Jauh
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
11 Nov 2025
235 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi robotika memungkinkan perawatan stroke dari jarak jauh dengan presisi tinggi.
Setiap menit yang terbuang dalam perawatan stroke dapat berdampak besar pada hasil pasien.
Pengembangan sistem tele neurointervensi dapat mengatasi masalah akses ke perawatan medis di daerah terpencil.
Stroke adalah penyakit yang sangat berbahaya dan sering menyebabkan kematian atau kecacatan berat. Untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah besar di otak akibat stroke, trombektomi merupakan metode pengobatan terbaik. Namun, di banyak tempat, terutama di daerah terpencil, akses ke spesialis yang dapat melakukan trombektomi sangat sedikit.
Profesor Iris Grunwald dari Dundee berhasil melakukan trombektomi jarak jauh pada mayat manusia menggunakan robot yang dikembangkan oleh perusahaan MedTech Lithuania, Sentante. Robot ini memungkinkan ahli saraf untuk melakukan operasi dengan presisi tinggi tanpa harus berada di dekat pasien.
Langkah yang lebih menakjubkan adalah saat Dr. Ricardo Hanel melakukan trombektomi transatlantik, yaitu dari Amerika Serikat ke Skotlandia dengan jeda waktu hanya 120 milidetik, yang hampir tak terasa. Robot ini mampu meniru gerakan tangan dan sensasi fisik saat operasi langsung.
Di Skotlandia sendiri, sangat sedikit pasien stroke yang mendapatkan trombektomi karena jumlah spesialis yang terbatas, sehingga pasien harus menempuh perjalanan jauh yang bisa mengurangi kesempatan sembuhnya mereka. Dengan robot ini, dokter dapat langsung merawat pasien tanpa perpindahan fisik.
Sentante telah mendapatkan penunjukan Breakthrough Device dari FDA dan diharapkan teknologi ini dapat segera digunakan secara luas untuk menyelamatkan jutaan pasien stroke dengan memberikan akses cepat dan presisi melalui operasi jarak jauh.
Analisis Ahli
Profesor Iris Grunwald
Teknologi robotik ini memberikan kontrol yang sama seperti prosedur tatap muka, memungkinkan kecepatan dan jarak tidak lagi menjadi hambatan utama dalam perawatan stroke.Ricardo Hanel
Tele neurointervention membuka kemungkinan besar untuk menghilangkan kesenjangan geografis dalam akses pelayanan kesehatan kritis dengan presisi sistem robotik yang hampir tanpa delay.