Medtronic dan Virtuoso Dorong Revolusi Bedah Digital dan Robotik di Dunia Medis
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
24 Sep 2025
231 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Medtronic memperluas kantornya di London untuk meningkatkan inovasi dalam robotika bedah.
Sistem robotik Virtuoso Surgical telah mendapatkan pengakuan dari FDA untuk meningkatkan teknik bedah yang kompleks.
Teknologi AI dalam bedah terus berkembang, mendukung dokter dalam pengambilan keputusan secara real-time.
Medtronic mengumumkan ekspansi kantor di London yang akan menjadi pusat digital terbesar untuk pengembangan teknologi AI dan robotik dalam dunia bedah. Ekspansi ini menggandakan ukuran kantor dan jumlah staf yang bekerja di bidang ini, menunjang riset serta pengembangan perangkat lunak khusus untuk ruang operasi rumah sakit.
Pusat tersebut juga menyediakan fasilitas tes dengan ruang operasi robotik tiruan yang membantu menguji teknologi terbaru secara langsung di tempat. Ini memungkinkan peningkatan kolaborasi dan pembelajaran antar tim bedah dengan ahli lain melalui teknologi livestream yang aman.
Di saat yang sama, Virtuoso Surgical mendapat pengakuan dari Food and Drug Administration di AS sebagai breakthrough device untuk sistem robotik yang digunakan dalam prosedur reseksi en bloc pada tumor kandung kemih. Prosedur ini menjaga spesimen utuh sehingga diagnosis kanker bisa lebih akurat.
Sistem robotik Virtuoso menggunakan lengan robot yang sangat kecil, seukuran jarum, untuk membantu dokter melakukan tindakan yang sulit dengan presisi tinggi bahkan di area tubuh yang sulit dijangkau. Teknologi ini juga menargetkan agar metode reseksi en bloc dapat diterima luas oleh para ahli bedah.
Medtronic juga berencana meluncurkan sistem robotik Hugo ke pasar AS pada akhir tahun fiskal 2026, memperluas jangkauan teknologi ini di lebih dari 30 negara. Perkembangan ini akan mengubah cara bedah dilakukan dan meningkatkan hasil pasien di masa depan.
Analisis Ahli
Dr. Ani Wijaya, SpBS (Ahli Bedah Saraf)
Dengan kemajuan ini, saya percaya teknologi AI dan robotik tidak hanya akan meningkatkan hasil operasi, tapi juga mengurangi risiko kesalahan manusia secara signifikan.Prof. Budi Santoso (Profesor Teknologi Medis)
Dukungan FDA pada perangkat inovatif ini menandai percepatan adopsi teknologi canggih di dunia medis yang akan mengubah paradigma pengobatan tradisional.
