Komisi Eropa Rencanakan Kebijakan Baru Hidupkan Mobil Kecil Terjangkau
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
10 Nov 2025
230 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Eropa menghadapi tantangan besar dari kompetisi mobil listrik Cina.
Perubahan peraturan yang diusulkan dapat membantu memproduksi mobil kecil dengan harga terjangkau.
Industri otomotif Eropa harus beradaptasi dengan cepat untuk tetap bersaing di pasar global.
Penjualan mobil kecil di Eropa menurun drastis dari 1,8 juta unit pada 2009 menjadi hanya 500.000 unit pada tahun 2024. Ini terjadi karena aturan Uni Eropa yang menuntut mobil baru harus bebas emisi karbon mulai 2035, sehingga mobil kecil berbahan bakar bensin atau diesel semakin sulit bersaing dan harganya melonjak. Banyak konsumen di Eropa pun kesulitan membeli mobil terjangkau di pasar ini.
Komisi Eropa akan membahas inisiatif baru untuk menghidupkan kembali pasar mobil kecil terjangkau pada pertemuan tanggal 10 Desember. Mereka mempertimbangkan pelonggaran aturan yang selama ini sangat ketat terutama untuk kendaraan elektro agar juga memperbolehkan mobil kecil berbahan pembakaran internal atau dengan pengurangan fitur mahal agar harga bisa turun.
Beberapa produsen otomotif besar seperti Renault dan Stellantis mendukung perubahan aturan agar mereka dapat memproduksi mobil kecil yang menguntungkan layaknya mobil "Kei" murah di Jepang. Namun, harga yang diincar masih cukup tinggi yakni antara 15.000 hingga 20.000 euro, padahal sebagian analis menganggap harga sekitar 10.000 euro lebih masuk akal jika ingin menjangkau banyak konsumen.
Di sisi lain, kelompok lingkungan seperti Transport & Environment menolak pelonggaran tersebut. Mereka berpendapat bahwa melemahkan aturan emisi akan menghambat pencapaian target iklim Eropa dan menurunkan daya saing industri otomotif Eropa dalam persaingan global yang sedang bergerak cepat menuju kendaraan listrik.
Meskipun demikian, kemungkinan perubahan aturan akan memakan waktu bertahun-tahun dan belum jelas apakah nantinya konsumen Eropa akan benar-benar memilih mobil kecil dengan fitur yang lebih sederhana. Pertemuan Komisi Eropa pada tanggal 10 Desember menjadi momen penting untuk menentukan arah kebijakan otomotif Eropa terkait pasar mobil kecil dan target bebas emisi 2035.
Analisis Ahli
Ian Fletcher
Mengubah aturan mobil kecil bisa memakan waktu beberapa tahun dan belum ada kepastian apakah konsumen Eropa menginginkan mobil yang sangat kecil dengan konten yang lebih sedikit dibandingkan mobil impor.Jamel Taganza
Renault menolak regulasi khusus untuk mobil kecil dan lebih mendukung insentif pajak serta harga energi tetap agar segmen ini berkembang secara alami.Emilie Casteignau Bernardini
Pelonggaran aturan CO2 akan melemahkan target Uni Eropa dan menempatkan pembuat mobil Eropa di posisi yang kalah dibanding kompetitor global, khususnya Tiongkok.