Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Panduan Bulan dan Hujan Meteor Leonid Minggu Ini untuk Penggemar Langit

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
Forbes Forbes
10 Nov 2025
162 dibaca
2 menit
Panduan Bulan dan Hujan Meteor Leonid Minggu Ini untuk Penggemar Langit

Rangkuman 15 Detik

Bulan akan melewati kluster M44 dan menjadi bulan sabit.
Hujan meteorit Leonids mencapai puncaknya dengan kemungkinan melihat hingga 15 meteorit per jam.
Pengamatan bintang terbaik dilakukan di lokasi gelap dan dengan persiapan yang tepat.
Minggu ini, bulan yang mulai surut setelah supermoon cerah minggu lalu akan menampilkan pemandangan menarik di langit malam. Bulan waning gibbous yang sekitar 60% terang akan terlihat dekat dengan gugus bintang Beehive di konstelasi Cancer. Kalian perlu menggunakan binocular untuk membantu melihat gugus bintang tersebut karena cahayanya sangat redup jika dibandingkan dengan cahaya bulan. Pada fase Bulan Last Quarter, bulan akan tampak setengah terang dan mulai terbit sekitar tengah malam. Ini memberi keuntungan bagi pengamat langit karena langit malam akan menjadi lebih gelap dan memungkinkan bintang dan objek langit lain tampil lebih jelas, sangat bagus untuk stargazing. Sebelum fajar, bulan yang berbentuk sabit dan hanya 37% terang dapat ditemukan sangat dekat dengan Regulus, bintang terang di konstelasi Leo. Lokasi ini menarik karena Regulus hampir tepat ada di jalur ekliptika, jalur yang biasa dilalui oleh bulan dan planet-planet sehingga sering menjadi pasangan menarik untuk diamati. Malam ini juga menjadi waktu puncak hujan meteor Leonid yang berasal dari sisa-sisa komet 55P/Tempel-Tuttle. Hujan meteor ini dapat menghasilkan sekitar 15 meteor per jam yang akan terlihat cepat dan kadang-kadang meninggalkan jejak cahaya yang indah. Waktu terbaik untuk pengamatan biasanya setelah tengah malam dan sangat disarankan mencari tempat gelap serta berpakaian hangat. Untuk pengamatan terbaik, perhatikan bahwa informasi jadwal dan posisi ini khusus berlaku untuk lintang tengah belahan bumi utara, termasuk Amerika Utara. Menggunakan planetarium online seperti Stellarium bisa sangat membantu menyesuaikan waktu dan posisi objek langit sesuai lokasi kalian. Selamat menikmati langit yang cerah dan pemandangan luar angkasa yang menakjubkan.

Analisis Ahli

Dr. Jennifer Wiseman (Astronomer)
Puncak hujan meteor Leonid bukan hanya menarik secara visual tetapi juga penting untuk studi komet dan lingkungan ruang angkasa sekitar Bumi.
Neil deGrasse Tyson
Mengamati fenomena alam seperti bulan dan meteor secara langsung dapat memperkuat apresiasi masyarakat terhadap sains dan alam semesta.