Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

KSOT, Kapal Selam Otonom Indonesia Sukses Uji Tembak Torpedo Modern

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
InterestingEngineering InterestingEngineering
10 Nov 2025
297 dibaca
2 menit
KSOT, Kapal Selam Otonom Indonesia Sukses Uji Tembak Torpedo Modern

Rangkuman 15 Detik

Pengujian KSOT menandai kemajuan signifikan dalam teknologi pertahanan maritim Indonesia.
PT PAL Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan kapal selam dan sistem pertahanan.
KSOT dirancang untuk meningkatkan kemampuan peperangan bawah air Indonesia dengan integrasi teknologi modern.
Indonesia baru saja melakukan uji tembak torpedo menggunakan kapal selam otonom tanpa awak bernama KSOT yang dikembangkan oleh PT PAL Indonesia. Kapal selam ini dilengkapi dengan sistem sonar canggih dan kemampuan menembakkan torpedo ‘Piranha’ yang dibuat untuk memperkuat pertahanan maritim negara. Uji coba berlangsung di perairan Surabaya dan diawasi langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin serta Presiden Prabowo Subianto dari jarak jauh. Torpedo yang digunakan berukuran 324 mm dan dipasang menggunakan crane di dermaga Komando Armada II TNI AL. KSOT memiliki ukuran panjang 15 meter dan lebar 2,2 meter dengan kemampuan beroperasi hingga kedalaman 350 meter serta kecepatan maksimal 20 knot. Meski pada uji coba tetap berada dalam posisi sebagian terendam, kapal ini sukses melakukan manuver dan peluncuran torpedo secara presisi. PT PAL Indonesia menegaskan bahwa KSOT merupakan tonggak kemajuan industri pertahanan nasional yang dirancang untuk menambah kemampuan tempur TNI AL dengan solusi cepat, efisien, dan modern. Perusahaan ini juga memiliki kekuatan dalam pembuatan kapal sekaligus layanan perawatan dan overhaul kapal. Rencananya, Indonesia akan menginduksi hingga 30 kapal selam jenis KSOT pada tahun 2026 untuk memperkuat armada mereka. Pemerintah dan TNI AL terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan performa kapal selam otonom ini agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi pertahanan negara.

Analisis Ahli

Laksamana Agus Supriatna (Mantan Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia)
Penggunaan teknologi otonom dalam kapal selam adalah langkah tepat untuk menghadapi ancaman maritim modern. KSOT dapat mengubah paradigma taktik perang bawah laut di kawasan Asia Tenggara.
Prof. Ir. Budi Santoso (Ahli Teknologi Kapal Selam ITS)
Inovasi seperti KSOT merupakan bukti nyata potensi industri pertahanan dalam negeri, dan harus didukung dengan peningkatan kapasitas riset dan pengembangan agar dapat bersaing dengan teknologi global.