Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Gempa Megathrust Selatan Jawa dengan Risiko Tsunami 20 Meter

Sains
Iklim dan Lingkungan
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
13 Sep 2025
60 dibaca
2 menit
Waspada Gempa Megathrust Selatan Jawa dengan Risiko Tsunami 20 Meter

Rangkuman 15 Detik

Wilayah Indonesia, khususnya Selatan Jawa, menghadapi risiko gempa Megathrust yang serius.
Energi yang terkunci di zona subduksi dapat menyebabkan tsunami yang menghancurkan jika dilepaskan.
Pentingnya kewaspadaan dan persiapan masyarakat terhadap potensi bencana alam.
Indonesia berhadapan dengan ancaman gempa megathrust yang serius karena terletak di zona subduksi aktif dimana 13 segmen megathrust mengelilingi wilayahnya. Salah satu segmen yang mengkhawatirkan adalah segmen Selatan Jawa yang membentang hingga Selat Sunda. Segmen ini menyimpan energi besar yang terus meningkat dan berpotensi dilepaskan kapan saja, menyebabkan gempa sangat kuat. Peneliti dari BRIN, Nuraini Rahma Hanifa, menjelaskan bahwa apabila energi di zona subduksi Selatan Jawa ini melepaskan energi secara mendadak, gempa dengan magnitudo hingga 8,7 dapat terjadi. Ini akan memicu gelombang tsunami besar yang dapat mencapai ketinggian sekitar 20 meter. Gelombang tsunami ini berpotensi melanda wilayah pesisir selatan Jawa, Banten, Lampung hingga utara Jakarta. Tsunami diperkirakan akan tiba di pantai selatan Jawa dalam waktu sekitar 40 menit, di wilayah Lebak 18 menit, dan di Jakarta utara diprediksi sekitar 2,5 jam setelah gempa terjadi. Meski tinggi gelombang tsunami yang mencapai sekitar 1 sampai 1,8 meter di pesisir utara Jakarta lebih kecil daripada di selatan Jawa, tetap cukup berisiko bagi penduduk di daerah tersebut. Segmen Enggano di Sumatera juga menjadi perhatian karena dampak tsunami yang bisa menyebar di Selat Sunda. Informasi ini menjadi peringatan penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko bencana ini. Dampak gempa megathrust akan sangat besar, mencakup kerusakan infrastruktur, korban jiwa, dan gangguan sosial yang signifikan. BRIN mengajak semua pihak untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri dengan baik menghadapi potensi gempa dan tsunami. Pengetahuan dan kesiapsiagaan dini amat krusial karena waktu reaksi terhadap bencana geologi ini sangat terbatas. Semoga informasi ini dapat membantu masyarakat memahami risiko dan bertindak cepat ketika bencana tersebut terjadi.

Analisis Ahli

Nuraini Rahma Hanifa
Energi yang terkunci di zona subduksi meningkat terus dan akan mencapai titik pelepasan, yang berpotensi memicu gempa sangat besar dan tsunami berbahaya yang berdampak luas di wilayah pesisir selatan Jawa hingga utara Jakarta.