Telkom Dorong Inovasi AI Indonesia Lewat Kolaborasi Hulunisasi dan Hilirisasi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
05 Nov 2025
216 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Inovasi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
Konsep hulunisasi dan hilirisasi penting untuk pertumbuhan ekosistem inovasi.
Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengembangkan solusi yang efektif dan berkelanjutan.
PT Telkom Indonesia ikut dalam webinar nasional yang bertema 'Masa Depan Inovasi Indonesia: Dari Ide ke Dampak Nyata', yang diselenggarakan oleh beberapa lembaga pemerintah dan pendidikan tinggi Indonesia pada 30 Oktober 2025. Acara ini mengajak berbagai pihak seperti pemerintah, akademisi, dan industri untuk berdiskusi mengenai pengembangan inovasi di Indonesia.
Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengenalkan konsep 'hulunisasi' dan 'hilirisasi' sebagai pilar penting dalam mengembangkan inovasi AI. Hulunisasi lebih ke pembentukan bakat dan riset di dunia akademik, sementara hilirisasi fokus pada penerapan hasil riset tersebut ke dalam berbagai sektor industri dan layanan masyarakat.
Telkom memiliki empat pilar di AI Center of Excellence yang mendukung kedua konsep tersebut. AI Campus sebagai pusat pengembangan talenta dan riset, AI Playground untuk pengujian dan prototipe cepat, AI Connect yang memperkuat jejaring kolaborasi, dan AI Hub sebagai pusat berbagi solusi AI.
Pendekatan Pentahelix yang melibatkan akademisi, media, pemerintah, komunitas, dan industri dijadikan strategi utama Telkom agar inovasi AI bisa dikembangkan secara praktis dan berkelanjutan sesuai kebutuhan pasar dan masyarakat. Hal ini memastikan inovasi tidak hanya berupa teori, tetapi dapat diterapkan secara nyata.
Faizal juga menekankan pentingnya sikap terus belajar dan menyempurnakan solusi inovasi AI berdasarkan feedback dari pelanggan. Melalui upaya ini, Telkom berusaha memperkuat perannya di sektor digital dan mendorong Indonesia menjadi negara dengan ekosistem AI yang maju dan berdaya saing global.
Analisis Ahli
Andi Rahmat (Pengamat Teknologi Indonesia)
Kolaborasi multi-pihak dan fokus pada implementasi hasil riset adalah kunci utama dalam mengakselerasi adopsi AI di Indonesia yang selama ini terkendala oleh kesenjangan antara akademisi dan industri.

