TLDR
Pengguna ponsel harus mengaktifkan fitur keamanan seperti PIN dan penghapusan data setelah kesalahan. Hindari menggunakan WiFi publik dan selalu periksa sumber aplikasi yang diunduh. Lakukan pembaruan perangkat lunak secara teratur untuk menjaga keamanan ponsel. Kasus kejahatan siber yang semakin meningkat menyebabkan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) mengeluarkan panduan keamanan untuk perangkat mobile, agar pengguna dapat melindungi ponsel mereka dari berbagai ancaman yang berbahaya.Panduan ini berlaku untuk perangkat berbasis iOS dan Android, termasuk rekomendasi seperti mengaktifkan opsi penghapusan data setelah 10 kali salah memasukan PIN dan mematikan Bluetooth serta jaringan WiFi ketika tidak digunakan.NSA juga menyarankan pengguna untuk hanya menginstal aplikasi dari sumber resmi seperti App Store dan Play Store, serta melakukan update perangkat lunak secara rutin untuk menjaga keamanan dan performa ponsel.Selain itu, pengguna diimbau untuk berhati-hati saat mengisi daya menggunakan kabel dan aksesoris asli serta menghindari pengisian daya di tempat umum, karena ada risiko pencurian data lewat kabel yang tidak aman.Untuk menghindari penipuan dan pencurian data pada aplikasi mobile banking, Otoritas Jasa Keuangan juga memberikan tips agar nasabah lebih waspada dan menjaga keamanan data pribadinya secara maksimal.