Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mantan Manajer Trenchant Jual Rahasia Peretasan Senilai Puluhan Juta ke Rusia

Teknologi
Keamanan Siber
TechCrunch TechCrunch
04 Nov 2025
33 dibaca
2 menit
Mantan Manajer Trenchant Jual Rahasia Peretasan Senilai Puluhan Juta ke Rusia

Rangkuman 15 Detik

Peter Williams mencuri alat hacking dari perusahaan yang dia pimpin dan menjualnya kepada broker Rusia.
Tindakannya menyoroti risiko keamanan terkait akses super-user dalam organisasi yang menangani alat sensitif.
Kasus ini menunjukkan dampak serius terhadap keamanan siber nasional yang dapat ditimbulkan oleh pengkhianatan dalam industri teknologi.
Peter Williams, mantan manajer umum divisi Trenchant dari perusahaan L3Harris, kedapatan mencuri dan menjual alat peretasan rahasia kepada pihak Rusia. Ia memanfaatkan akses istimewa yang ia miliki selama bekerja di perusahaan yang mengembangkan teknologi pengawasan untuk pemerintah Barat. Williams mencuri delapan zero-days, yakni celah keamanan yang belum diketahui pembuat perangkat lunak, yang total nilainya mencapai 35 juta dolar AS. Namun, ia hanya menerima pembayaran sekitar 1,3 juta dolar AS dalam bentuk cryptocurrency dari broker Rusia yang bernama Operation Zero. Akses super-user yang dimiliki Williams memungkinkan ia untuk memindahkan data curian menggunakan hard drive portabel dan perangkat air-gapped, yang berarti perangkat yang tidak terhubung ke internet. Ia mengirimkan alat-alat curian ini melalui saluran terenkripsi kepada broker yang berafiliasi dengan Rusia. Kasus ini menimbulkan keresahan besar terutama karena Williams, yang dikenal sangat dipercaya di perusahaannya, bahkan pernah menyelidiki kebocoran yang ia sendiri lakukan dan diduga menjebak mantan rekan kerjanya sebagai kambing hitam. Kebocoran ini sudah terdeteksi sejak Oktober 2024 oleh Trenchant. Insiden ini memperlihatkan betapa berbahayanya ancaman dari dalam perusahaan serta dampak luasnya terhadap keamanan nasional, membuat banyak pakar menyebut perilaku Williams sebagai pengkhianatan berat yang bisa merusak kemampuan keamanan Barat secara signifikan.

Analisis Ahli

Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
Kasus ini adalah contoh nyata betapa berbahayanya pengkhianatan internal dan pentingnya audit akses serta pengawasan pengguna super untuk melindungi rahasia perusahaan.
Nicole Perlroth (jurnalis keamanan siber dan penulis)
Kejadian ini menggarisbawahi risiko besar yang ditimbulkan oleh insider threat dan kebutuhan mendesak bagi perusahaan pertahanan siber mengadopsi kontrol keamanan yang lebih ketat dan transparan.