Kontroversi Pemecatan Karyawan Rockstar Games Sebelum Peluncuran GTA VI
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
01 Nov 2025
253 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
PHK massal di Rockstar Games dianggap sebagai tindakan pembongkaran serikat pekerja yang tidak etis.
IWGB berkomitmen untuk memperjuangkan hak pekerja meskipun menghadapi tantangan.
Take-Two Interactive membela tindakan PHK yang dilakukan oleh Rockstar dengan alasan perilaku buruk.
Rockstar Games baru-baru ini memecat antara 30 hingga 40 karyawan yang terkait dengan aktivitas serikat pekerja. Para karyawan ini diketahui aktif dalam sebuah grup Discord privat dan sedang berupaya membentuk serikat pekerja. Pemecatan ini terjadi menjelang rilis besar mereka, Grand Theft Auto VI, yang mengalami penundaan hingga Mei 2026.
Menurut pernyataan dari Independent Workers’ Union of Great Britain (IWGB), tindakan Rockstar dianggap sebagai bentuk union busting paling kejam yang pernah terjadi dalam industri gim. IWGB menegaskan bahwa para pekerja diperlakukan dengan tidak adil karena mencoba mendapatkan hak dan kondisi kerja yang lebih baik.
Di sisi lain, Alan Lewis dari Take-Two Interactive, induk Rockstar, membantah tuduhan tersebut. Ia mengklaim pemecatan dilakukan semata-mata karena pelanggaran berat tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Pernyataan ini menimbulkan ketidakjelasan dan keraguan tentang alasan sebenarnya di balik pemecatan.
Pemecatan tersebar di antara kantor Rockstar Games di Inggris dan Kanada. Sementara itu, peluncuran Grand Theft Auto VI yang awalnya direncanakan pada musim gugur tahun ini, kini ditunda hingga Mei 2026. Perusahaan mengatakan penundaan untuk memastikan kualitas terbaik bagi para penggemarnya.
Meskipun mengalami tekanan, IWGB berkomitmen untuk terus mendukung para pekerja yang ingin mendapatkan suara kolektif dan kondisi kerja yang lebih baik di Rockstar. Mereka juga berencana mengambil tindakan hukum untuk menuntut reinstatement karyawan yang dipecat dan memberikan perlindungan sementara.
Analisis Ahli
Alex Marshall
Tindakan pemecatan ini adalah bentuk nyata dari union busting yang merusak hak-hak pekerja dan mencoreng reputasi industri gim yang berkembang pesat.

