Build A Rocket Boy Lakukan PHK Besar Usai Peluncuran Game MindsEye Gagal
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
25 Jun 2025
209 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Build A Rocket Boy mengalami PHK setelah peluncuran game yang bermasalah.
MindsEye menghadapi kritik dan masalah teknis yang signifikan.
Leslie Benzies berusaha untuk membangun komunitas yang aktif di sekitar game mereka.
Build A Rocket Boy mengonfirmasi adanya pemangkasan karyawan setelah peluncuran game perdana mereka, MindsEye, yang mendapatkan banyak kritik dan mengalami banyak masalah teknis. Hal ini menyebabkan ketidakpastian besar di dalam perusahaan dan masa depan game tersebut.
MindsEye adalah game aksi naratif single-player dengan latar futuristik yang dirancang oleh Leslie Benzies, mantan produser dari Rockstar Games yang terkenal dengan seri GTA. Game ini direncanakan menjadi awal dari sebuah dunia yang saling terhubung dalam konsep yang ambisius.
Sayangnya, peluncuran MindsEye tidak berjalan mulus, dengan banyak laporan tentang glitch besar, ulasan yang kurang bagus, serta pembatalan streaming bersponsor secara mendadak, yang semuanya menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain dan pengamat industri.
Build A Rocket Boy sempat mengumumkan roadmap besar yang meliputi pembaruan konten, multiplayer, dan elemen open-world. Mereka berharap komunitas pemain dapat berkontribusi dengan konten buatan pengguna untuk membantu mendukung rencana tersebut, namun keadaan PHK membuat masa depan pengembangan game menjadi tidak pasti.
Perusahaan berjanji akan menjalani proses PHK dengan itikad baik dan berusaha memposisikan karyawan terdampak ke posisi lain jika memungkinkan. Namun, dalam lingkungan industri game yang kompetitif, terutama melawan game yang sudah mapan seperti Fortnite dan Roblox, mempertahankan dan mengembangkan MindsEye akan menjadi tantangan besar.


