Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Baterai Lithium-Sulfur Solid-State: Masa Depan Lebih Ringan Dan Efisien Untuk EV

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
31 Okt 2025
1449 dibaca
2 menit
Baterai Lithium-Sulfur Solid-State: Masa Depan Lebih Ringan Dan Efisien Untuk EV

TLDR

Baterai lithium-sulfur solid-state menawarkan kepadatan energi yang lebih tinggi dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.
Teknologi baru ini berpotensi mengurangi emisi CO2 dalam proses produksi baterai.
Prototipe fungsional diharapkan dapat dikembangkan dalam beberapa tahun mendatang untuk aplikasi mobilitas listrik dan lainnya.
Para peneliti di Jerman berhasil mengembangkan baterai lithium-sulfur solid-state yang bisa membuat kendaraan listrik menjadi lebih ringan, aman, dan hemat energi. Baterai ini menggunakan bahan katoda dari sulfur yang murah dan melimpah sehingga potensi energi yang dihasilkan bisa dua kali lipat lebih tinggi dibanding baterai lithium-ion biasa.Permasalahan utama baterai lithium-sulfur selama ini adalah penggunaan elektrolit cair yang menghasilkan produk sampingan berbahaya, sehingga baterai cepat rusak. Untuk mengatasi hal ini, para ilmuwan menggantikan elektrolit cair tersebut dengan bahan padat yang membuat baterai lebih stabil dan aman selama penggunaan.Dua proyek utama yang mengembangkan teknologi ini adalah AnSiLiS dan TALISSMAN. AnSiLiS bekerja mengembangkan bahan katoda dan anoda yang optimal, sementara TALISSMAN fokus pada produksi berskala besar dan menekan biaya produksi agar lebih terjangkau, di bawah 86 USD per kWh.Teknologi coating DRYtraec yang digunakan memungkinkan proses produksi baterai tanpa menggunakan pelarut dan mengurangi emisi karbon sampai 30 persen. Selain itu, desain baterai ini juga kompatibel dengan lini produksi baterai lithium-ion yang sudah ada, sehingga bisa lebih cepat diserap oleh industri.Baterai lithium-sulfur solid-state ini tidak hanya cocok untuk kendaraan listrik tetapi juga untuk pesawat, drone, dan perangkat portabel yang membutuhkan rasio energi dan berat tinggi. Prototipe pertama dari baterai ini diperkirakan akan siap dalam beberapa tahun mendatang.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.