Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pelapis HiSep-II Bikin Baterai Lithium-Sulphur Lebih Tahan Lama Dan Ringan

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
22 Agt 2025
1052 dibaca
2 menit
Pelapis HiSep-II Bikin Baterai Lithium-Sulphur Lebih Tahan Lama Dan Ringan

TLDR

Teknologi HiSep-II dapat memperpanjang umur baterai lithium-sulfur hingga lima kali lipat.
Baterai yang lebih ringan dan lebih efisien dapat meningkatkan kinerja mobil listrik.
Pelapis ini memiliki potensi aplikasi luas di berbagai sektor, termasuk transportasi dan penyimpanan energi.
Baterai lithium-sulphur (Li-S) merupakan teknologi penyimpanan energi yang menjanjikan dengan kapasitas tinggi dan biaya rendah. Namun, teknologi ini belum banyak digunakan karena masalah utama yaitu masa pakai baterai yang pendek akibat degradasi cepat selama pengisian dan pemakaian. Masalah ini terkait dengan zat lithium polisulfida yang bergerak antar elektroda sehingga menurunkan performa baterai.Tim peneliti dari Norwegian University of Science and Technology (NTNU) mengembangkan pelapis bernama HiSep-II yang diaplikasikan pada separator baterai. Pelapis ini berfungsi seperti filter pintar yang menghalangi zat berbahaya tapi tetap membiarkan ion lithium lewat, sehingga mengurangi efek shuttle yang menyebabkan baterai cepat rusak.Hasil penelitian laboratorium menunjukkan baterai Li-S yang memakai HiSep-II bisa mengalami peningkatan jumlah siklus pengisian dari 200 menjadi 1.000, artinya masa pakainya bisa lima kali lebih panjang dibanding baterai Li-S biasa. Selain itu, baterai juga bisa dibuat lebih ringan hingga 200 kilogram untuk mobil listrik, memungkinkan jarak tempuh lebih jauh dengan efisiensi tinggi.Penggunaan sulfur sebagai bahan utama baterai juga membuat teknologi ini lebih murah dan ramah lingkungan. Selain mobil listrik, HiSep-II juga berpotensi digunakan untuk berbagai aplikasi lain seperti penerbangan, drone, kapal, dan penyimpanan energi skala besar yang membutuhkan daya tahan dan stabilitas baterai tinggi.Meskipun demikian, masih diperlukan pengujian lebih lanjut dari luar institusi serta pengembangan industri untuk memastikan teknologi ini dapat diproduksi secara massal, aman, efisien, dan memperoleh lisensi yang tepat. NTNU tengah mencari mitra lisensi yang siap membawa HiSep-II ke pasar komersial.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.