Amazon Batalkan Proyek Lord of the Rings MMO dan Hentikan Pengembangan MMO Besar
Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
31 Okt 2025
149 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Amazon Games menghentikan pengembangan MMO dan membatalkan proyek Lord of the Rings.
Pengembang New World tidak akan memberikan konten baru, tetapi servernya akan tetap aktif hingga 2026.
Amazon berfokus pada dukungan untuk MMO yang sudah ada seperti Throne and Liberty dan Lost Ark.
Amazon baru-baru ini melakukan pengurangan besar-besaran karyawan di divisi game mereka, khususnya menghentikan sebagian besar proyek MMO (Massively Multiplayer Online) yang sedang dikembangkan. Hal ini termasuk pembatalan game Lord of the Rings MMO yang sedang dibuat bersama Embracer.
Proyek Lord of the Rings MMO ini merupakan usaha kedua Amazon dalam membuat game MMO berdasarkan dunia Lord of the Rings, setelah proyek pertama mereka yang diumumkan pada 2019 telah dibatalkan dua tahun kemudian. Kabar pembatalan ini disampaikan oleh beberapa pegawai yang terdampak PHK tersebut.
Selain proyek Lord of the Rings, Amazon juga mengumumkan bahwa game MMO yang mereka kembangkan sendiri, New World, tidak akan menerima pembaruan konten baru kedepannya. Namun, server game ini akan tetap aktif dan dapat dimainkan hingga tahun 2026.
Meski begitu, Amazon akan terus mendukung dua game MMO yang mereka publikasikan, yakni Throne and Liberty dan Lost Ark, sebagaimana dijelaskan oleh perwakilan Amazon Games. Perubahan ini menandai pergeseran fokus perusahaan di dunia game.
Keputusan untuk menghentikan sejumlah besar proyek MMO dan mengurangi karyawan ini diperkirakan akan membuat Amazon lebih fokus pada pengembangan game yang lebih ringan dan mungkin sesuai tren pasar saat ini, seperti party game yang lebih mudah dibuat dan dipasarkan.
Analisis Ahli
Jason Schreier (Jurnalis Video Game Terkenal)
Langkah Amazon mencerminkan realitas pahit pengembangan MMO yang sangat mahal dan berisiko. Perusahaan game bahkan dengan sumber daya besar pun harus berhati-hati dalam menggunakan investasi mereka di game online yang memakai model berlangganan atau pembelian konten berkelanjutan.Niko Partners (Analis Industri Game Asia)
Pasar MMO masih prospektif tapi persaingan ketat dan harapan pemain yang tinggi membuat risikonya besar. Amazon tampaknya mengambil langkah mundur dan mengatur ulang strategi mereka agar lebih fokus di game yang lebih menguntungkan dan lebih mudah dikembangkan.

