Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Terang Terus Saat Mendekati Matahari

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
LiveScience LiveScience
30 Okt 2025
150 dibaca
2 menit
Komet Antar Bintang 3I/ATLAS Terang Terus Saat Mendekati Matahari

Rangkuman 15 Detik

Komet 3I/ATLAS merupakan komet interstellar ketiga yang pernah tercatat.
Komet ini mengalami peningkatan kecerahan yang signifikan saat mendekati matahari.
Pengamatan dilakukan oleh berbagai satelit dan astronom amatir untuk mempelajari komet ini.
Komet 3I/ATLAS adalah komet antar bintang ketiga yang pernah ditemukan, dan saat ini sedang melewati titik terdekatnya dengan Matahari yang disebut perihelion. Karena posisinya yang berada di belakang Matahari dari pengamatan Bumi, sulit untuk melihatnya secara langsung. Meski begitu, para astronom dan amatir memanfaatkan satelit luar angkasa untuk terus memantaunya. Salah satu amatir astronom bernama Worachate Boonplod menemukan komet ini di citra satelit cuaca GOES-19 yang dipakai untuk memantau cuaca antariksa. Ia melaporkan bahwa kecerahan komet cukup tinggi, sekitar magnitude 11, sehingga cukup jelas terlihat menggunakan alat pengamatan satelit ini selama periode tertentu. Selain GOES-19, satelit-satelit lain seperti PUNCH milik NASA, serta satelit gabungan NASA-ESA yaitu SOHO, juga ikut mengamati komet ini dengan menggunakan alat khusus yang dapat memblokir sinar Matahari agar corona dan objek di sekitarnya bisa diamati dengan lebih jelas. Penelitian terkini yang diposting di arXiv menyebutkan bahwa saat komet mendekati Matahari, kecerahannya meningkat tajam hingga magnitude sekitar 9. Perubahan warna menjadi lebih biru menunjukkan bahwa gas yang dilepaskan dari es di permukaan komet ikut menyumbang bertambahnya kecerahan tersebut, sebuah proses yang umum terjadi pada komet saat dipanaskan Matahari. Komet ini bergerak sangat cepat dengan kecepatan melebihi 210.000 km/jam dan tampaknya sudah berusia miliaran tahun, lebih tua dari tata surya kita. Data juga menunjukkan bahwa komet 3I/ATLAS kemungkinan adalah objek antar bintang terbesar yang pernah dilihat, dengan lebar hingga 5,6 km, dan akan kembali bisa diamati di Bumi pada awal Desember serta mungkin terlihat dekat Jupiter pada 2026.