Kenaikan Saham AMD 164% Didukung Kesepakatan AI dan Proyek Superkomputer Besar
Teknologi
Kecerdasan Buatan
28 Okt 2025
210 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
AMD mengalami pertumbuhan saham yang signifikan berkat kemitraan strategis dan proyek baru.
Perusahaan berinvestasi dalam infrastruktur AI dan superkomputer untuk mendorong inovasi.
Analisis pasar menunjukkan optimisme terhadap potensi pertumbuhan AMD di masa depan.
Dalam enam bulan terakhir, saham Advanced Micro Devices (AMD) melonjak hingga 164% berkat sejumlah kesepakatan besar yang mendukung pengembangan teknologi AI dan superkomputer. Salah satu kesepakatan utama adalah dengan OpenAI untuk memasok daya sebesar 6 GW untuk infrastruktur AI mereka yang menggunakan GPU AMD Instinct di berbagai generasi.
AMD juga memperluas kolaborasi dengan Oracle untuk membangun AI supercluster yang akan men-deploy sebanyak 50.000 GPU AMD Instinct MI450 Series pada Oracle Cloud Infrastructure mulai tahun 2026 dan akan terus berkembang di tahun-tahun mendatang. Selain itu, AMD memamerkan desain rack-scale terbaru yang dinamakan 'Helios' pada konferensi OCP di San Jose.
Kerjasama AMD dengan Departemen Energi AS meliputi proyek pembangunan dua superkomputer bernilai 1 miliar dolar AS untuk tujuan menyelesaikan masalah ilmiah besar seperti tenaga nuklir, perawatan kanker, dan keamanan nasional. Superkomputer pertama, Lux, akan segera beroperasi dengan teknologi chip AI MI355X AMD, sementara superkomputer kedua, Discovery, dijadwalkan siap pada 2029 menggunakan MI430 series.
AMD juga turut membantu IBM dalam pengembangan solusi untuk komputasi kuantum melalui real-time error correction algoritma dengan perangkat FPGA AMD. IBM dan AMD juga menjalin kesepakatan baru dengan Zyphra, perusahaan AI open-source, guna menyediakan cluster GPU instan untuk pelatihan model AI multimodal tingkat lanjut.
Karena berbagai inisiatif dan kolaborasi yang sangat strategis ini, Bank of America menaikkan target harga saham AMD dari 250 menjadi 300 dolar AS, didasarkan pada potensi pertumbuhan pasar AI serta peningkatan pangsa CPU AMD sekaligus mempertimbangkan risiko pasar konsumen dan ketergantungan manufaktur. Prospek jangka menengah hingga panjang menunjukkan posisi AMD makin kuat di industri teknologi tinggi.
Analisis Ahli
Vivek Arya
Peningkatan target harga dari 250 menjadi 300 dolar AS didasarkan pada fundamental yang kuat terutama pertumbuhan AI dan ekspansi pangsa CPU AMD, meskipun ada tantangan pada siklus pasar dan ketergantungan manufaktur.