Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kolaborasi Besar AMD dan Oracle Ubah Lanskap Hardware AI di 2026

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (5mo ago) artificial-intelligence (5mo ago)
22 Okt 2025
245 dibaca
1 menit
Kolaborasi Besar AMD dan Oracle Ubah Lanskap Hardware AI di 2026

Rangkuman 15 Detik

AMD memperkuat posisinya dalam industri AI melalui kolaborasi dengan Oracle dan OpenAI.
Kesepakatan dengan OpenAI dan Oracle dapat meningkatkan visibilitas pendapatan AMD dalam jangka pendek.
Risiko eksekusi dan biaya R&D tinggi dapat mempengaruhi margin dan pertumbuhan laba AMD.
AMD bersama Oracle telah mengumumkan kerja sama besar untuk memasang superklaster AI yang menggunakan 50.000 GPU AMD Instinct MI450 di Oracle Cloud Infrastructure mulai kuartal ketiga 2026. Ini menandai langkah besar AMD sebagai pemasok utama perangkat keras AI generasi berikutnya. Selain Oracle, AMD juga memiliki kesepakatan besar dengan OpenAI untuk pemasangan GPU MI450 dalam kapasitas hingga 6 gigawatt mulai paruh kedua 2026. Kontrak-kontrak ini menunjukkan potensi pertumbuhan besar bagi AMD dalam bidang perangkat keras untuk AI. Platform Helios AMD memberikan solusi skala rak canggih tidak hanya digunakan oleh Oracle, tetapi juga diintegrasikan dengan CPU EPYC dan teknologi jaringan Pensando yang mendukung kebutuhan AI dan layanan cloud besar. Meski prospek positif, AMD menghadapi risiko utama berupa kemampuan produksi dan pengiriman dalam memenuhi kontrak besar serta persaingan sengit dan biaya riset dan pengembangan yang tinggi. Penyelesaian tepat waktu menjadi kunci keberhasilan investasi ini. Dengan proyeksi pendapatan hingga 46,2 miliar USD dan laba mencapai 9,0 miliar USD tahun 2028, AMD diperkirakan akan mengalami pertumbuhan yang signifikan asalkan mampu mengelola tantangan dan mewujudkan kapasitas produksi yang besar.

Analisis Ahli

Lisa Su (CEO AMD)
Kami optimis bahwa integrasi teknis dan kapasitas produksi akan memenuhi permintaan pasar AI yang pesat tumbuh dan memperkuat posisi AMD dalam jangka panjang.
Jensen Huang (CEO NVIDIA)
Kompetisi bertambah ketat, dan keberhasilan eksekusi sangat menentukan siapa yang bisa menguasai pasar AI dalam beberapa tahun ke depan.