Investor Bitcoin Optimistis Jelang Pertemuan Federal Reserve, Harga Melonjak Signifikan
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Okt 2025
101 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve dapat meningkatkan minat terhadap aset kripto.
Peningkatan open interest Bitcoin menunjukkan kepercayaan trader menjelang pertemuan penting.
Kondisi pasar yang lebih baik ditunjukkan oleh aliran ETF yang kuat dan meredanya ketegangan perdagangan.
Trader Bitcoin mulai mengambil posisi leveraged di pasar derivatif crypto menjelang pertemuan penting Federal Reserve AS yang dijadwalkan hari Rabu. Investor mengantisipasi adanya pemotongan suku bunga sebesar 0,25% yang akan meningkatkan minat pada aset berisiko seperti kripto.
Dalam beberapa bulan terakhir, data ekonomi AS menunjukkan kelemahan, termasuk pasar tenaga kerja yang memburuk dan penurunan inflasi inti. Kondisi ini mendorong Fed melakukan pemotongan suku bunga awal bulan lalu dan meningkatkan spekulasi akan pemotongan lanjutan pekan ini.
Meski shutdown pemerintah AS menciptakan kekosongan data ekonomi, Ketua Fed Jerome Powell memberikan isyarat bahwa bank sentral mungkin akan mengakhiri kebijakan pengurangan likuiditas kuantitatif. Ini memberi sinyal pelonggaran yang lebih luas bagi pasar.
Sentimen positif tersebut tercermin dalam data CryptoQuant yang menunjukkan lonjakan open interest Bitcoin mencapai 37,63 miliar dolar AS, naik dari 33 miliar dolar AS seminggu sebelumnya. Harga Bitcoin juga meningkat dari sekitar 107.600 dolar AS menjadi lebih dari 116.000 dolar AS.
Para analis memperingatkan bahwa meskipun ada optimisme, risiko volatilitas tetap signifikan karena semua kegiatan perdagangan juga didorong oleh posisi leverage tinggi. Namun, jika Bitcoin mampu bertahan di atas 112.000 dolar AS, ada potensi kenaikan menuju 118.000 hingga 120.000 dolar AS dalam waktu dekat.
Analisis Ahli
Gracy Chen
Pemotongan suku bunga 25 basis poin sudah tercermin dalam harga, tapi sinyal dari Ketua Fed tentang pelonggaran bertahap bisa memperkuat likuiditas dan mendukung aset berisiko seperti Bitcoin dalam jangka menengah.